Cerita Peserta JKN Segmen Pekerja Penerima Upah terhadap Pelayanan Rumah Sakit
Tuminah merasa tenang karena pelayanan yang diberikan tenaga medis dinilai baik.
KORANBERNAS.ID, BANJARNEGARA -- Seorang ibu rumah tangga warga Desa Somawangi Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara, menceritakan pengalamannya menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di tengah mendampingi putra sematang wayangnya, Kevin Argia Wibowo (9), yang sedang dirawat di PKU Muhammadiyah Merden Banjarnegara.
Pasien Kevin yang duduk di bangku kelas 3 Sekolah Dasar sementara waktu absen dari kegiatan belajar karena kondisi kesehatannya. Tuminah menceritakan awalnya sang anak mengalami keluhan batuk, pilek disertai demam tinggi dan tubuh yang lemas.
Kevin dibawa ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) untuk mendapatkan pemeriksaan. Setelah dilakukan penanganan awal, Kevin kemudian dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
“Kevin dirujuk rumah sakit, ternyata didiagnosa pneumonia, sehingga harus menjalani rawat inap,” ujar Tuminah.
Masa perawatan
Hingga Kamis (16/4/2026) Kevin menjalani perawatan selama empat hari. Selama masa perawatan anaknya, Tuminah merasa tenang karena pelayanan yang diberikan tenaga medis dinilai baik dan profesional. Dokter yang menangani Kevin rutin melakukan visit setiap hari serta melakukan pemeriksaan.
“Dokternya ramah, tidak terburu-buru saat memeriksa dan menjelaskan kondisi anak saya dengan jelas. Perawatnya juga baik-baik dan sigap membantu,” katanya.
Sebagai peserta JKN dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU), Tuminah merasa terbantu dengan adanya jaminan kesehatan. Tidak perlu memikirkan biaya pengobatan selama anaknya menjalani perawatan di rumah sakit, sehingga dapat lebih fokus dalam mendampingi proses penyembuhan.
“Alhamdulillah sangat terbantu dengan JKN. Saya jadi bisa fokus merawat anak sampai sembuh tanpa memikirkan biaya,” ujar Tuminah penuh rasa syukur.
Manfaat besar
Pengalaman positif terhadap Program JKN tidak hanya dirasakan Tuminah sendiri. Dia mendengar cerita dari tetangganya yang memiliki orang tua dengan kebutuhan pengobatan rutin, yang juga merasakan manfaat besar dari JKN.
Menurutnya, pelayanan di fasilitas kesehatan saat ini sudah semakin baik dan memadai, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi peserta JKN dalam mengakses layanan kesehatan.
Tuminah berharap Program JKN dapat terus berkesinambungan dan semakin berkembang ke depannya. (*)
Nanang W Hartono
