Warga Desa Pogung Klaten Bangun Jalan Pakai Limbah Batu Bara PLTU Pacitan
Sisa pembakaran batu bara dari PLTU Pacitan Jawa Timur dicampur semen dan coral.
KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Puluhan warga Desa Pogung Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten tampak berkumpul di jalan desa pada pinggir Kali Cino sebelah timur Kantor Desa Pogung, Rabu (17/9/2025).
Warga yang terdiri dari wanita dan pria itu bergotong-royong membangun jalan desa dengan konstruksi cor. Menariknya, material yang digunakan bukan material umumnya untuk mengecor jalan, melainkan menggunakan sisa pembakaran batu bara dari PLTU Pacitan Jawa Timur dicampur semen dan coral.
Kepala Desa Pogung, Anggit Prasetya, Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Pogung Krisdianto, tiga personel TNI dan jamaah LDII PAC Desa Pogung bergotong-royong sejak pagi hari hingga sore.
Mereka tampak semangat di lokasi kegiatan. Ada yang mengusung air, material, mengoperasionalkan mollen hingga mengecor jalan.
Tebal 15 sentimeter
"Jalan yang dibangun ini sepanjang 1,8 kilometer, lebar 4 meter dan tebal 15 sentimeter. Kami menggunakan sisa pembakaran batu bara atau limbah dari PLTU Pacitan dan pelaksanaannya oleh warga," kata Anggit Prasetya di lokasi kegiatan, Rabu (17/9/2025).
Dia menceritakan, kegiatan mengecor jalan tersebut mulai dilaksanakan sejak 24 Agustus silam dengan bergilir atau sudah terjadwal per RT atau RW. "Per RT kita target 50 meter, Alhamdulillah antusias warga ikut gotong-royong tinggi sekali," ujarnya.
Ketua TPK Desa Pogung, Krisdianto, menambahkan jalan yang dicor sepanjang 1,8 kilometer dari perbatasan wilayah Desa Bogor hingga perbatasan Desa Gombang Kecamatan Cawas. ”Semuanya menggunakan limbah dari PLTU Pacitan," katanya.
Untuk gotong-royong pada Rabu (17/9/2025) dikerahkan sekitar 60 personel dari jamaah LDII PAC Desa Pogung dibantu personel TNI dan perangkat desa setempat.
Seluruh elemen
Pembina LDII PAC Desa Pogung, Marjoko, menceritakan kegiatan pengecoran jalan desa tersebut sejak awal dilaksanakan dengan bergotong-royong melibatkan seluruh elemen warga dari semua RT dan RW.
Di Desa Pogung terdapat 32 RT dan 14 RW. Semuanya dilibatkan secara bergiliran. "Hari ini yang terlibat dari LDII PAC Desa Pogung. Sebelumnya ada dari RT dan RW, Paguyuban BPD, RT, RW dan relawan. Besok mungkin relawan dari RW 11," kata Marjoko.
Seperti diketahui, jalan Desa Pogung yang saat ini sedang dibangun berlokasi di pinggir aliran Kali Cino. Jalan tersebut merupakan penghubung wilayah Desa Pogung dengan Desa Bogor dan Desa Pogung dengan Desa Gombang.
Sebelum dibangun, kondisi jalan sangat memprihatinkan karena rusak. Padahal mobilitas warga cukup tinggi. Selama pembangunan berlangsung, jalan desa tersebut ditutup dan dialihkan. (*)
Masal Gurusinga
