Sejumlah 16 Koperasi Desa Merah Putih di Manisrenggo Belum Beroperasi
Camat Manisrenggo, Wachyu Adhi Pratomo, mengatakan akan memberikan kebijakan apabila pengurus KDMP sudah dilatih.
KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Sejumlah 16 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kecamatan Manisrenggo Kabupaten Klaten memilih belum beroperasi karena menunggu pelatihan dari Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) setempat. Pelatihan itu sendiri sudah dijanjikan oleh dinas, beberapa waktu lalu.
Camat Manisrenggo, Wachyu Adhi Pratomo, mengatakan dirinya akan memberikan kebijakan ke wilayah apabila pengurus KDMP sudah dilatih.
"Janjinya seperti itu (akan memberikan pelatihan kepada pengurus koperasi (KDMP). Kalau belum dilatih, ya belum. Tidak tahu kapan akan dilatih," kata Wachyu saat ditemui di DPRD Klaten, Jumat (22/8/2025).
Terkait acara kontak bisnis yang berlangsung di Pendopo Pemkab beberapa waktu lalu, mantan Camat Klaten Utara itu menyatakan kegiatan tersebut hanya sekadar menawarkan model bisnis yang akan dijalankan oleh KDMP, jadi bukan pelatihan.
Pinjaman modal
Dia juga masih menunggu kebijakan terkait dukungan sebagian dana desa yang akan masuk koperasi dan pinjaman modal usaha ke Himbara (Himpunan Bank-bank Negara) untuk modal koperasi.
Sebab, hingga saat ini petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknisnya) belum tahu.
Saat ditanya jenis usaha yang potensial dijalankan oleh KDMP di wilayah Kecamatan Manisrenggo, Wachyu menjawab memasarkan LPG 3 kg, pupuk, klinik dan pembelian gabah petani.
Hanya saja, dirinya tidak ingin ada benturan usaha antara BUMDes dengan KDMP. "Desa hanya butuh kejelasan dan saya juga butuh aturan yang jelas, agar tidak berbenturan," ujarnya.
Tidak ada kendala
Terkait pinjaman modal ke Himbara, dia sudah wanti-wanti kepada pengurus KDMP di Kecamatan Manisrenggo harus bisa mengembalikan.
Sementara itu di wilayah Kecamatan Tulung, Camat Hendri Pamungkas mengungkapkan secara umum KDMP di wilayahnya tidak ada kendala dan proses juga sudah dijalankan.
"Secara umum tidak ada kendala. Untuk akta pendirian sudah jadi, pembukaan rekening juga sudah dan beberapa desa juga sudah mengadakan musdessus lagi untuk mengerucutkan jenis usaha. Tinggal menunggu pembiayaan atau modal," ujarnya.
Seperti diberitakan, dari 401 KDMP yang ada di Kabupaten Klaten, hanya 2 KDMP yang sudah beroperasi yakni KDMP Bentangan Kecamatan Wonosari dan KDMP Ponggok Kecamatan Polanharjo. (*)
Masal Gurusinga
