Demi Dalane Padang, Sleman Butuh 17.488 Titik PJU Ruas Jalan
Total kebutuhan PJU ruas jalan sejumlah 17.488 titik. Hal ini dengan asumsi kebutuhan ideal, yakni PJU setiap 40 meter dengan total jalan kabupaten sepanjang 699,5 kilometer.
KORANBERNAS.ID, SLEMAN--Pemerintah Kabupaten Sleman terus mendorong tersedianya penerangan jalan umum (PJU) yang lebih merata, aman, dan efisien sebagai bagian dari pelayanan publik dasar dan peningkatan kualitas infrastruktur.
Melalui program Sleman Dalane Padang, pembangunan PJU diarahkan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, mendukung aktivitas ekonomi malam hari,
Untuk mewujudkan program tersebut, total kebutuhan PJU ruas jalan sejumlah 17.488 titik. Hal ini dengan asumsi kebutuhan ideal, yakni PJU setiap 40 meter dengan total jalan kabupaten sepanjang 699,5 kilometer.
Demikian diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman Heri Kuntadi kepada wartawan di kantor BKAD Kabupaten Sleman, Selasa (9/12/2025).
Dijelaskan Heri, dari total kebutuhan tersebut, sebanyak 13.265 di antaranya sudah terbangun. Hanya saja tidak semuanya memenuhi standar karena dibangun secara swadaya oleh masyarakat. Sehingga, berdasarkan pemetaan diperlukan pembangunan PJU baru di 7.096 titik. Selain itu, perbaikan PJU lama sejumlah 2.966 titik karena kondisinya yang sudah rusak.
“Pada 2025 kami sudah membangun 521 titik PJU ruas jalan dengan standar teknis terbaru untuk memastikan efisiensi energi dan kualitas penerangan,” jelas Heri.
Heri menyebutkan, memang diperlukan intervensi cepat untuk memenuhi kebutuhan ini. Rencananya akan dilakukan lewat skema kerja sama pemerintah dan badan usaha.
Nantinya investor bisa membangun sementara pemerintah akan membayar layanannya dengan skema availability payment (AP). Baginya ini penting karena jika mengandalkan anggaran daerah akan berat.
“Jika kemampuan setahun hanya 500an maka total pembangunan PJU bisa 14 tahun,” katanya.
Di sisi lainnya, pada 2026 mendatang direncanakan tidak ada pembangunan PJU ruas jalan skala besar lewat APBD. Alokasi difokuskan untuk pembangunan PJU permukiman sejumlah 3.781 titik dan lima PJU tenaga surya untuk wilayah yang belum memiliki jaringan listrik. Total anggarannya sejumlah Rp 20,1 miliar. (*)
Nila Hastuti
