Upacara Hari Jadi Kebumen Menggunakan Bahasa Jawa Gagrak Surakarta
Semua peserta upacara juga mengenakan pakaian khas Jawa dan Kebumen.
KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Upacara memperingati Hari Jadi ke-396 Kebumen digelar di Pendopo Kebumian, Kamis (21/8/2025). Bupati Kebumen Lilis Nuryani dan petugas upacara menggunakan Bahasa Jawa gagrak Surakarta.
"Petugas upacara laporan ke bupati menggunakan Bahasa Jawa krama inggil, bupati ke petugas upacara krama madya," kata Wahyu Siswanti selaku penanggung jawab upacara Hari Jadi Kebumen kepada koranbernas.id.
Ketua Dewan Kesenian Kebumen, Slamet Pramono, mengatakan selain menggunakan Bahasa Jawa gagrak Surakarta semua peserta upacara juga mengenakan pakaian khas Jawa dan khas Kebumen.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani dalam sambutannya menggunakan Bahasa Jawa krama madya di antaranya mengucapkan terima kasih kepada bupati pendahulu yang telah bersama membangun Kebumen. “Kebumen memiliki sumber daya alam yang melimpah,” kata Lilis Nuryani.
Mantan bupati
Wahyu Siswanti menambahkan, panitia mengundang sejumlah mantan bupati dan wakil bupati. Dua mantan bupati memberi informasi tidak bisa hadir, mantan bupati lainnya tidak memberikan informasi dan konfirmasi setelah undangan dikirim.
"Pak Buyar tidak bisa hadir, baru kesripahan dan orang tuanya sakit. Bu Rustri saat yang sama ada kunjungan tamu di perusahaannya di Gombong. Yang hadir Pak Amin Soedibyo," kata Wahyu Siswanti.
Pada rangkaian peringatan hari jadi panitia menggelar Kembul Bujana dengan menu makanan khas Kebumen Nasi Penggel. Pada acara bertajuk Kembul Bujana Bareng Biyunge (bupati) BUMD dan satuan kerja di lingkungan Pemkab Kebumen menyiapkan 4.000 porsi.
Masih ada pengunjung Alun-alun Pancasila belum mengetahui acara itu. Petugas Kembul Bujana tidak kewalahan melayani masyarakat. Panitia juga menggelar tari kolosal yang melibatkan 396 penari berasal dari pelajar SMP di Kabupaten Kebumen. Tarian massal digelar di Jalan Merdeka Utara Kebumen. (*)
Nanang W Hartono
