SPBU di Kebumen Diminta Menjaga Stok BBM
Di Kabupaten Kebumen terdapat satu SPBU kantong untuk mengantisipasi lonjakan permintaan BBM.
KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Menghadapi lonjakan kebutuhan BBM (Bahan Bakar Minyak) selama arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah, SPBU di Kebumen diminta menjaga stok BBM serta membuka pelayanan 24 jam khususnya SPBU di jalan utama jalur selatan Jateng.
Koordinator Daerah SPBU Kebumen Hiswana Migas Kedu, Lusianto, kepada koranbernas.id, Sabtu (14/3/2027), menjelaskan ini merupakan hasil rapat koordinasi Pertamina Patra Niaga Tegal dengan Hiswana Migas Tegal dan Kedu di Fuel Pertamina Maos Cilacap, Jumat (13/3/2026).
Disebutkan, di Kabupaten Kebumen terdapat satu SPBU kantong untuk mengantisipasi lonjakan permintaan BBM. “Wilayah kebumen di SPBU 44.543.22 Suwuk Kecamatan Puring di Pantai Selatan Jawa,” ungkapnya.
Selain itu, ada dua SPBU PDS (Pertamina Delivery Service), untuk antisipasi jika ada kendaraan yang kehabisan BBM di jalan karena macet. Kedua SPBU PDS itu adalah SPBU 44.543.01 Candisari Karanganyar dan SPBU 44.543.09 Kelurahan Tamanwinangun.
Jaga kebersihan
"SPBU di wilayah kebumen selama masa Satgas Ramadan dan Idul Fitri (SRI) diimbau buka operasional 24 jam,” tambahnya.
Menurut Lusianto, seluruh SPBU wajib menjaga ketahanan stok dengan built up stok BBM di masing masing tangki timbun SPBU. Pertamina men-support dengan memberikan LO kredit untuk pertalite, pertamax, pertamax turbo dan pertamina dex dengan syarat dan ketentuan berlaku jangka waktu kredit 7 hari dari BBM dikirim ke SPBU.
"Semua SPBU wajib menjaga kebersihan area SPBU, menjaga kebersihan area mushala, toilet gratis yang ada di masing masing SPBU," kata Lusianto.
Seluruh SPBU di wilayah kebumen 24 SPBU dan 2 SPBUN telah ditera ulang oleh dinas metrologi legal Kebumen, sehingga takaran dipastikan standar sesuai dengan toleransi yang diatur oleh Undang-undang No 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal. (*)
Nanang W Hartono
