Sejumlah 15 SMPN dan 130 SDN di Purworejo tanpa Kepala Sekolah
Enam orang lolos seleksi sebagai bakal calon kepala sekolah yang difasilitasi Kemendikdasmen.
KORANBERNAS.ID, PURWOREJO – Sejumlah 15 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) dan 130 Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Purworejo saat ini mengalami kekosongan pimpinan alias tanpa kepala sekolah. Sekolah tersebut adalah SMP 4, SMP 5, SMP 7, SMP 8, SMP 9, SMP 12, SMP 19, SMP 20, SMP 23, SMP 26, SMP 27, SMP 28, SMP 29, SMP 31 dan SMP 41.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purworejo, Yudhie Agung Prihatno, menyatakan benar terjadi kekosongan kepala sekolah. Dari jumlah tersebut sudah ada enam orang lolos seleksi sebagai bakal calon kepala SMP yang difasilitasi Kemendikdasmen.
"Sudah ada enam calon kepala SMP di Purworejo, sudah menjalani diklat dan tinggal penempatan. Dengan demikian masih ada kekosongan sembilan kepala SMP ditambah beberapa kepala sekolah yang akan pensiun," jelasnya, Rabu (19/8/2025), di kantornya.
Langkah berikutnya, kata dia, pihaknya melakukan penataan kepala sekolah dan mengisi kekurangan. Hal ini sejalan dengan visi misi bupati mewujudkan Purworejo Berseri yaitu SDM berdaya saing dengan program unggulan pinter bocahe.
Kepala SMPN 2 Purworejo merangkap plt Kepala SMPN 4 Purworejo, Sutarto. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)
Selain SMP, Sekolah Dasar juga mengalami kekosongan kepala sekolah. Jumlahnya mencapai 130 orang dan baru 11 orang yang dinyatakan lolos oleh panitia lokal. Setelah bulan Agustus pihaknya akan melakukan rekrutmen kepala SD.
Kepala SMPN 2 Purworejo sekaligus plt Kepala SMPN 4 Purworejo, Sutarto, mengatakan dirinya ketika menjalankan tugas plt harus bisa membagi waktu dengan baik.
Ini karena posisi plt juga sama dengan kepala sekolah definitif dengan beberapa keterbatasan wewenang. Pasti ada ekstra waktu, tenaga maupun pikiran karena ada dua sekolah yang menjadi tanggung jawabnya yaitu SMPN 2 Purworejo dan SMPN 4 Purworejo. (*)
Wahyu Nur Asmani EW
