Polres Kebumen Memperbaiki Jembatan Desa
Sebelum diperbaiki jika diinjak papan bergerak, seperti mau lepas.
KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Polres Kebumen menyelesaikan perbaikan jembatan desa menjadi Jembatan Presisi. Jembatan di Dukuh Bandung Kidul Desa Bandung Kebumen yang melintasi Sungai Kedung Bener itu, Rabu (24/2/2026), diresmikan penggunaannya oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani dan Kapolres Kebumen AKBP I Putu Krisna Purnama.
Jembatan itu kembali menjadi akses vital bagi warga setempat maupun desa tetangga. Jembatan Presisi kedua, sebelumnya dalam kondisi membahayakan. Alas papan kayu lapuk dan longgar, permukaan jembatan bergoyang, sementara sisi selatan licin sehingga sejumlah warga sempat terpeleset.
“Sebelum diperbaiki jika diinjak papan bergerak, seperti mau lepas. Kalau anak-anak lewat, orang tua selalu was-was,” kata Mulyadi, karyawan SDN 2 Bandung.
Warga dari Desa Tanahsari maupun Kecamatan Alian juga mengandalkan jembatan ini sebagai jalur utama. Jika tidak melewati jembatan itu mereka harus memutar sekitar dua kilometer.
Warga terjatuh
Jembatan sepanjang sekitar 46 meter dengan lebar sekitar 1,7 meter itu terakhir diperbaiki pada 2010. Hanya penggantian alas papan kayu. Sejak pertama dibangun pada 1994, perbaikan signifikan baru dilakukan beberapa kali, sementara pada awalnya jembatan hanya menggunakan material bambu yang kerap menyebabkan warga terjatuh ke sungai.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan jembatan ini dipilih karena memiliki fungsi strategis bagi mobilitas warga. “Kami mengganti struktur besi, alas papan kayu kami ganti dengan pelat bordes agar lebih kuat dan aman. Semoga jembatan ini bisa memberi manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Lilis Nuryani mengatakan, perbaikan jembatan ini sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Jembatan ini sangat penting untuk akses sekolah, ibadah, dan aktivitas ekonomi warga.
"Alhamdulillah sekarang sudah diperbaiki. Atas nama Pemerintah Kabupaten Kebumen dan warga Bandung, kami mengucapkan terima kasih. Kami juga berharap warga menjaga jembatan ini dan bergotong royong jika ada kerusakan kecil,” kata Lilis.
Sarana vital
Kepala Desa Bandung, Arif, menambahkan jembatan Presisi di desanya merupakan sarana vital bagi kehidupan sosial warga. “Jembatan ini dibangun tahun 1994 dan sudah dua kali diperbaiki. Hampir sepuluh tahun tidak ada perbaikan signifikan. Fungsinya sangat penting, terutama untuk akses sekolah dan kegiatan ibadah,” ujar Arif.
Peresmian jembatan dihadiri unsur pemerintah daerah, Kejaksaan Negeri Kebumen dan Kodim 0709 Kebumen. Setelah peresmian dilanjutkan pemberian bantuan berupa tas, sepatu, alat sekolah kepada 30 murid SDN 1 dan SDN 2 Bandung. Bantuan itu sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan di wilayah tersebut. (*)
Nanang W Hartono
