Pemkab Klaten Percepat Proses Verifikasi Data Penerima Bansos
Data inilah yang akan diverifikasi dan validasi melalui musyawarah RT-RW dan musdes/muskel.
KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten mempercepat proses verifikasi dan validasi (verval) data penerima bantuan sosial (bansos) program PKH, program sembako dan PBI-JK (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan) data salur tahap empat tahun 2025.
Setelah menggelar sosialisasi persiapan pelaksanaan verval di Pendopo Pemkab, Rabu (27/1/2026), pemerintah kecamatan pun menindaklanjutinya dengan menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan topik yang sama.
Rakor kecamatan dimaksudkan agar pelaksanaan verval di wilayah, baik lewat musyawarah RT-RW dan musyawarah desa (musdes) maupun musyawarah kelurahan (muskel) bisa berjalan lancar dan memperoleh data yang akurat.
Salah satu yang telah melaksanakan rakor yakni Kecamatan Tulung. Saat dikonfirmasi, Camat Tulung Hendry Pamungkas mengatakan rakor persiapan verval dengan kepala desa, BPD, perangkat desa yang membidangi, PKH, TKSK dan pendamping desa di wilayahnya sudah diselenggarakan Jumat (29/1/2026).
Data dipilah
"Hari Selasa, data KPM disampaikan ke pemdes (pemerintah desa) untuk dipilah per RT. Setelah itu dari RT/RW akan melaksanakan musyawarah yang hasilnya akan dibawa ke musdes. Diharapkan, mulai Senin depan sudah bisa dilaksanakan musdes verval penerima bansos," katanya, Kamis (5/2/2026).
Sementara itu, di wilayah Kecamatan Delanggu, rakor persiapan pelaksanaan verval data penerima bansos dijadwalkan berlangsung Jumat (6/2/2026) di aula Kantor Camat Delanggu. Seluruh kepala desa, sekretaris desa dan BPD turut diundang dalam acara tersebut.
Beberapa sekretaris desa di wilayah Kecamatan Delanggu saat dikonfirmasi menyatakan benar rakor persiapan pelaksanaan verval data penerima bansos untuk wilayah Kecamatan Delanggu dilaksanakan di aula kecamatan, Jumat (6/2/2026).
Informasi yang diperoleh dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3APPKB) Kabupaten Klaten, jumlah penerima bansos data salur tahap empat tahun 2025 untuk program PKH 54.929 KPM dan program sembako/BPNT 97.406 KPM. Data inilah yang akan diverifikasi dan validasi melalui musyawarah RT-RW dan musdes/muskel.
Banyak aduan
Salah satu alasan yang melatarbelakangi pelaksanaan verval penerima bansos adalah banyak aduan masyarakat melalui kanal Lapor Mas Bup terkait bantuan tidak tepat sasaran.
Seperti diketahui, persiapan pelaksanaan verval data penerima bansos program PKH, program sembako dan PBI-JK sudah diawali dengan sosialisasi di Pendopo Pemkab Klaten, Rabu (28/1/2026) silam.
Hadir langsung Bupati Hamenang Wajar Ismoyo, Pj Sekda Jaka Purwanto dan Kepala Dinsos P3APPKB Puspo Enggar Hastuti. Peserta sosialisasi terdiri pengurus paguyuban kepala desa, kecamatan, pendamping PKH, TKSK dan operator desa.
Bupati Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan, sebelum data penerima bansos dibawa ke musdes/muskel terlebih dahulu dilakukan musyawarah di tingkat RT-RW. Sebab, musyawarah RT-RW akan melibatkan seluruh warga.
Sedangkan Kepala Dinsos P3APPKB Klaten Puspo Enggar Hastuti mentargetkan pelaksanaan musdes/muskel harus sudah selesai sebelum puasa. (*)
Masal Gurusinga
