Orang Kaya Jangan Pelit, Pesan Kiai Imron Ali Saat Malam Tirakatan Kelurahan Wates
Orang yang sedang dalam kekurangan tidak boleh berhenti berdoa.
KORANBERNAS.ID, KULONPROGO -- Pengajian akbar malam tirakatan Kelurahan Wates di halaman kantor kelurahan setempat, Minggu (30/11/2025) malam, berlangsung khidmat dan semarak diikuti ribuan jamaah.
Dalam tausiyahnya Kiai Imron Ali menyampaikan pesan tentang empat pilar kehidupan yang harus ditegakkan agar masyarakat tetap rukun dan sejahtera.
Pilar pertama adalah ilmu ulama. Ulama sebagai warosatul anbiya pewaris para nabi berperan mengarahkan umat agar beribadah berdasarkan ilmu yang benar. “Ulama itu mengislamkan budaya dan membudayakan Islam,” ujarnya.
Pilar kedua, lanjutnya, adalah kemurahan hati orang-orang kaya. Dengan kata lain, mereka yang diberi kelapangan rezeki oleh Allah SWT jangan kemudian pelit melainkan selalu bersikap pemurah dan membantu mereka yang membutuhkan agar tercipta harmoni di dalam masyarakat.
Penyangga moral
Pilar ketiga adalah doa dari mereka yang tidak memiliki atau fakir miskin. Menurut Kiai Imron, orang yang sedang dalam kekurangan tidak boleh berhenti berdoa, karena doa-doa itulah yang menjadi penyangga moral dan spiritual bagi kehidupan bersama.
Sementara pilar keempat yaitu umara yang adil. Seorang pemimpin harus menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama dan memastikan kebijakan yang diambil membawa manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pengajian akbar ditutup dengan doa bersama agar Kelurahan Wates senantiasa menjadi kelurahan yang adil, makmur dan sejahtera.
Turut hadir pada pengajian itu Wakil Bupati Kulonprogo Ambar Purwoko, Ketua DPRD Kulonprogo Aris Syarifuddin, anggota DPRD DIY Lilik Syaiful Ahmad, Akhid Nuryati dan Ika Damayanti serta Lurah Wates Sapto Iswandono. (*)
Anung Marganto
