Lestarikan Gaya Pernikahan Tradisional, Ikappesty Wedding Expo Kembali Digelar

Keberhasilan sebuah pernikahan tidak hanya diukur dari kemewahan acaranya, tapi juga dari niat baik dan proses yang jujur sejak awal.

Lestarikan Gaya Pernikahan Tradisional, Ikappesty Wedding Expo Kembali Digelar
Fashion show baju pengantin dalam rangkaian IKAPPESTY Wedding Expo ke-12 di JCM, Jumat (18/7/2025). (yvesta putu ayu palupi/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Ikatan Pelaksana Pernikahan Tradisional Yogyakarta (IKAPPESTY) kembali mengadakan pameran pernikahan terbesar di wilayah DIY. Acara yang berlangsung di Jogja City Mall (JCM) pada 18-20 Juli 2025 itu mengusung tema Semarak Pesta Pernikahan.

Pameran ini menyuguhkan lebih dari 100 vendor terbaik di industri pernikahan, lengkap dengan program interaktif dan hadiah menarik untuk para pengunjung.

Ketua IKAPPESTY, Dora Lina Bineri, Jumat (18/7/2025) malam, mengungkapkan pameran tidak hanya sekadar ajang promosi. Namun juga merupakan langkah konkret untuk membangun kesadaran calon pengantin terhadap pentingnya memilih vendor yang terpercaya.

Dora menyoroti maraknya kasus penipuan oleh Wedding Organizer (WO) dalam beberapa tahun terakhir sebagai latar belakang penyelenggaraan acara ini.

Rekam jejak

“Kami ingin calon pengantin tidak hanya merencanakan pernikahan yang indah, tetapi juga membuat keputusan yang cerdas dan terinformasi. Penting untuk mengecek rekam jejak vendor dan tidak tergiur janji manis semata,” ungkapnya.

IKAPPESTY Wedding Expo ke-12 dimeriahkan sejumlah highlight yang memanjakan pengunjung, seperti doorprize harian berupa cincin pernikahan, grand prize satu set perhiasan emas dan paket honeymoon dari Sunset Falls Gardens & Resort. Selain itu diskon besar-besaran di booth vendor dengan nominal mencapai Rp 3 juta.

"Pengunjung juga bisa berkonsultasi langsung dengan para profesional di bidang tata rias, dekorasi, katering, busana pengantin, hingga dokumentasi foto dan video," jelasnya.

Untuk memperkuat nilai edukatif, setiap hari digelar sesi talkshow inspiratif dengan pembicara pakar pernikahan dan hiburan musik. Acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan spesial dari Qasima Management, grup musik yang dikenal memadukan unsur tradisi dan modernitas, sejalan dengan semangat IKAPPESTY.

Program tahunan

Tak hanya berorientasi pada transaksi, Wedding Expo kali ini juga kembali dengan program tahunan bertajuk “IKAPPESTY Berbagi”, sebuah inisiatif sosial yang rutin dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Kami percaya, keberhasilan sebuah pernikahan tidak hanya diukur dari kemewahan acaranya, tapi juga dari niat baik dan proses yang jujur sejak awal. Termasuk dalam memilih vendor dan merancang semuanya dengan matang,” ungkapnya.

Acara ini terbuka untuk umum dan diharapkan mampu menjadi solusi praktis bagi calon pengantin dalam merancang momen pernikahan mereka secara menyeluruh.

IKAPPESTY Wedding Expo Ke-12 menjadi ajang yang bukan hanya sarat penawaran menarik, tetapi juga sarat nilai edukasi, transparansi, dan kepedulian sosial. Seperti yang ditegaskan Dora Lina, “pernikahan adalah momen sakral. Jangan biarkan jadi pengalaman pahit karena salah pilih vendor,” ujarnya.

Pelestarian budaya

Sementara itu, General Manager JCM, Benny Sastra Wijaya, menyatakan Wedding Expo yang sudah digelar 12 kali merupakan kegiatan luar biasa. Hal itu sebagai bentuk pelestarian budaya dan tradisi pernikahan tradisional.

"Pameran Ini kolaborasi yang indah dari anggota IKAPPESTY dan vendor dalam mempersiapkan konsep pernikahan bagi calon-calon pengantin," katanya. (*)