Layanan PSO Jadi Penyumbang Terbesar Penumpang KA Bandara
Sepanjang triwulan I 2026, jumlah pengguna layanan KA Bandara YIA tercatat 697 ribu.
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Layanan kereta bandara menuju Bandara Yogyakarta International Airport semakin diminati masyarakat. Sepanjang triwulan I 2026, jumlah pengguna layanan KA Bandara YIA tercatat mencapai 697 ribu penumpang, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 621 ribu penumpang.
Data tersebut disampaikan KAI Bandara yang mengoperasikan layanan kereta bandara di Yogyakarta. Secara keseluruhan, jumlah penumpang pada Januari hingga Maret 2026 tumbuh 12,11 persen dibandingkan triwulan I 2025.
Menariknya, lonjakan penumpang paling besar berasal dari layanan YIA PSO yang menawarkan tarif terjangkau bagi masyarakat sekaligus penyumbang terbesar penumpang kereta api itu.
Pada triwulan I 2026, layanan ini melayani 469 ribu penumpang, meningkat cukup signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencatat 390 ribu penumpang. Artinya, layanan bersubsidi ini tumbuh sekitar 20,16 persen secara tahunan.
Lebih cepat
Sementara itu, layanan YIA Xpress yang menawarkan perjalanan lebih cepat dengan fasilitas premium tetap menjadi pilihan sebagian penumpang. Sepanjang triwulan I tahun, layanan tersebut mencatat sebanyak 227 ribu pengguna.
Direktur Utama KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho, Selasa (7/4/2026), mengatakan meningkatnya jumlah penumpang menunjukkan semakin kuatnya posisi kereta bandara sebagai moda transportasi utama menuju bandara di wilayah Yogyakarta.
Menurutnya, kereta bandara menawarkan keunggulan berupa ketepatan waktu, kenyamanan perjalanan, serta konektivitas yang semakin baik dengan moda transportasi lain.
“Pertumbuhan jumlah penumpang pada triwulan I 2026 ini mencerminkan tingginya minat masyarakat dalam menggunakan KA Bandara sebagai moda transportasi yang andal, tepat waktu, dan nyaman menuju Bandara Yogyakarta International Airport,” ujarnya.
Banyak pilihan
Pihaknya terus melakukan berbagai inovasi layanan guna meningkatkan pengalaman perjalanan penumpang. Salah satunya dengan memperkuat integrasi antarmoda dengan kereta api jarak jauh serta layanan commuter yang menghubungkan kota-kota di sekitar Yogyakarta.
Selain itu, optimalisasi jadwal perjalanan juga terus dilakukan agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan waktu keberangkatan menuju bandara.
Dengan tren positif tersebut, KAI Bandara optimistis pertumbuhan jumlah penumpang akan terus berlanjut sepanjang tahun 2026. Layanan kereta bandara diharapkan dapat semakin mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat sektor transportasi dan pariwisata di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.
Sebagai pengingat bagi pengguna jasa, perusahaan juga mengimbau penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun serta selalu menjaga barang bawaan selama perjalanan. Tiket KA Bandara dapat dipesan mulai H-7 keberangkatan melalui aplikasi resmi KA Bandara agar perjalanan menuju bandara dapat berlangsung lebih lancar dan nyaman. (*)
Yvesta Putu Ayu Palupi
