Konser Merdeka Berirama Meriahkan Wisata Malam Bukit Watu Gagak
Dari atas perbukitan pengunjung bisa menyaksikan keindahan gemerlap lampu Kota Bantul maupun Yogyakarta.
KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Obyek wisata Watu Gagak di Kalurahan Wukirsari Imogiri Kabupaten Bantul yang tumbuh dari masyarakat, saat ini memperoleh dukungan dari berbagai pihak.
Salah satunya anggota Komisi B DPRD Bantul, Saryanto, yang mendatangkan bintang tamu pada gelaran konser Merdeka Berirama, Sabtu (6/9/2025) malam.
Selain ribuan penonton berjubel, acara itu juga semakin meriah dengan hadirnya Bupati Bantul Abdul Halim Muslih Bersama Staf Ahli Bupati, Sri Nuryanti MSi.
Hadir pula Kepala Dinas Pariwisata Bantul Saryadi M Si, Kepala Satpol PP R Jati Bayu Broto, Direktur PDAM Arinto Hendro Budiantoro SE, Direktur Bank Bantul Bambang Suryo Wibowo SE, Sekretaris Komisi C Edy Prabowo SE anggota Komisi C Jumirin serta beberapa lurah di sekitar destinasi wisata.
Konser "Merdeka Berirama" di obyek wisata Watu Gagak Wukirsari Imogiri Bantul, Sabtu (6/9/2025) malam. (sariyati wijaya/koranbernas.id)
Adapun bintang tamu yang memeriahkan indahnya malam di Watu Gagak adalah band Fatamorgana, Koepi Plus dan ditutup Neo Jibles asal Pacitan Jawa Timur yang melantunkan lagu-lagu Koes Bersaudara ataupun Koes Plus.
Bukan hanya menikmati indahnya Watu Gagak dengan latar belakang gemerlap lampu Kota Bantul maupun Yogyakarta, pengunjung juga bisa menikmati beragam kuliner serta berjoget mengikuti irama hingga hampir tengah malam.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dan Saryanto turut menyumbangkan suara emasnya dan memperoleh aplaus meriah dari penonton. "Bantul harus kita jaga bersama. Bantul adalah kabupaten kreatif, berjiwa seni, kaya budaya dan banyak obyek wisatanya. Bantul bukan milik bupati tapi milik kita bersama, mari kita jaga agar tetap aman dan tenteram,” kata Halim.
"Kami mendukung segala upaya pengembangan obyek wisata di Kabupaten Bantul. Muaranya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat," tambah Saryanto. Termasuk obyek wisata yang lahir, tumbuh dan dikelola masyarakat seperti Watu Gagak.
Beri perhatian
Sedangkan Saryadi menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada anggota DPRD Bantul, Saryanto, yang sangat memberikan perhatian bagi pengembangan obyek wisata Watu Gagak.
Menurut Saryadi, Watu Gagak adalah Community Based Tourism (CBT) yakni pariwisata yang dibuat melalui negosiasi dan keterlibatan pemangku kepentingan utama. Keterlibatan masyarakat sangat besar dalam pengembangan Watu Gagak.
"Ketika bicara pengembangan pariwisata kita tidak hanya semata bicara mengenai peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) namun bagaimana pariwisata ini bisa berkembang kemudian mensejahterakan masyarakat yang ada di sekitarnya," kata Saryadi.
Pengelola Watu Gagak tidak menerapkan tarif retribusi. Masyarakat bisa mendapatkan keuntungan secara ekonomi dari parkir ataupun penjualan makanan dan minuman.
Sariyati Wijaya
