Rabu, 02 Des 2020,


komunitas-jeep-akan-berperan-penting-saat-merapi-erupsiTim PMI DIY saat meninjau kesiapan pengungsi di Sleman. (istimewa)


Siaran Pers

Komunitas Jeep Akan Berperan Penting Saat Merapi Erupsi


SHARE

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA--Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PMI DIY) menggandeng Komunitas Jeep Wisata Lereng Merapi dalam upaya kesiapsiagaan bencana erupsi Gunung Merapi. Sekretaris Jenderal PMI Pusat, Sudirman Said menuturkan, pelibatan berbagai unsur termasuk komunitas merupakan esensi dari Gerakan Palang Merah yang membuka seluas mungkin partisipasi masyarakat dalam kerja kemanusiaan.

“Saya atas nama Pengurus PMI mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada Komunitas Jeep Wisata Lereng Merapi untuk kerelaannya bersama-sama dengan Relawan PMI maupun unsur lainnya untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu masyarakat membutuhkan, tutur Sudirman Said, saat mengunjungi Pos Utama Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Merapi PMI Kabupaten Sleman di Pakem, Sleman (18/11/2020).


Baca Lainnya :

    Menurut Sudirman Said, Komunitas Jeep selain memiliki armada juga memiliki anggota yang bekerja dan berasal dari lingkungan Merapi. Sehingga sudah tentu menguasai medan dan jalur evakuasi sewaktu-waktu masyarakat membutuhkan.

    “Keterlibatan komunitas ini menjadi efektif dan akan sangat membantu dalam operasi-operasi yang dikerjakan PMI juga saat masyarakat harus mengungsi sewaktu-waktu. Selamat berjuang, selamat bertugas, selamat bekerja untuk kemanusiaan, selamat datang menjadi bagian dari keluarga PMI,”ungkap Sudirman Said saat secara simbolis mengenakan rompi PMI kepada Komunitas Jeep.


    Baca Lainnya :

      Sudirman Said juga mengungkapkan harapannya kepada Relawan PMI. Dia mengatakan, saat ini semua orang termasuk PMI, menghadapi tantangan yang tidak ringan yakni pandemi Covid-19, La Nina, dan Gunung Merapi. Sehingga protokol kesehatan menjadi sangat penting. Walau sesibuk apa pun, setergesa apa pun tetap pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan untuk diri kita sendiri dan juga harus mengingatkan masyarakat termasuk pengungsi. Relawan PMI harus memberikan contoh baik terkait protokol kesehatan kepada masyarakat,” jelas Sudirman Said.

      Ketua Asosiasi Jeep Wisata Lereng Merapi (AJWLM) Daldiri mengatakan, sudah membagi anggotanya sesuai jalur evakuasi sewaktu-waktu dibutuhkan.

      “Kami berharap bisa bersinergi, saling mengisi dan berbuat membantu masyarakat. Anggota Komunitas Jeep sudah diagendakan menjadi relawan karena kita bekerja di daerah rawan bencana. Alhamdulillah saat ini kita sudah mempunyai bapak, sudah mempunyai wadah di PMI untuk solidaritas kemanusiaan membantu masyarakat,”kata Daldiri.

      Sementara itu, PMI sudah merespons kenaikan status aktivitas Gunung Merapi menjadi level siaga dengan menyiapkan berbagai sarana prasarana.

      “Berbagai logistik sudah kami siapkan di Pos Utama PMI di Pakem untuk mendukung Operasi Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Merapi di Kabupaten Sleman. Armada yang sudah kami siapkan berupa satu kendaraan amphibi hagglund dari PMI Pusat. Selain itu, empat tangki, dua di antaranya dari PMI pusat juga sudah kami siapkan,” kata Arif Rianto Budi Nugroho, Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI DIY.

      Logistik lainnya untuk menunjang pos utama di antaranya 5 kit peralatan masak, satu set alat dapur umum, sepuluh palet kayu, 200 pcs hazmat, 200 pcs face shield, 300 unit paket PHBS, serta 10 kit tas satgana dan 20.000 masker. Sedangkan dari PMI Pusat telah mengirimkan 500 family kit, 500 terpaulin, 500 selimut dan 200 matras. (*)


      TAGS: merapi  PMI  sleman 

      SHARE
      '

      BERITA TERKAIT

      Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

      Tulis Komentar disini