Kolaborasi UNY-PDGI DIY Tingkatkan Kesehatan Lansia di Gunungkidul

Kolaborasi UNY-PDGI DIY Tingkatkan Kesehatan Lansia di Gunungkidul
Para lansia mengikuti senam bersama dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan Komisi RPkMSIK-SAU UNY bekerja sama dengan PDGI DIY di Balai Dusun Kenteng, Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu, Gunungkidul. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, GUNUNGKIDUL — Komisi Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, Sistem Informasi, dan Kerja Sama Senat Akademik Universitas (Komisi RPkMSIK-SAU) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bekerja sama dengan Pengurus Wilayah Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Balai Dusun Kenteng, Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan yang diketuai Dr. dr. Prijo Sudibjo, M.Kes., Sp.S., AIFO tersebut diikuti 100 lansia dari Dusun Kenteng dan Dusun Kepuh.

Pengurus PDGI DIY Bidang Pengabdian Masyarakat, drg. Prasasti Bintarum, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat lanjut usia.

"Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman lansia mengenai konsep hidup sehat dan bugar, mendorong penerapan aktivitas fisik yang aman sesuai usia, mengidentifikasi kondisi kesehatan melalui pemeriksaan kesehatan dasar dan kesehatan gigi, serta memberikan pelayanan promotif, preventif, dan kuratif sederhana," ujarnya dalam siaran pers yang diterima redaksi koranbernas.id.

Rangkaian kegiatan meliputi edukasi kesehatan umum dan kesehatan gigi bagi lansia, edukasi dan senam lansia dengan tema “Lansia Sehat, Bugar, Bahagia dengan SEMANU”, serta senam sehat untuk meningkatkan kebugaran jasmani dan keseimbangan tubuh.

Selain itu, peserta mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar yang mencakup tekanan darah, berat badan, tinggi badan, gula darah, dan kolesterol. Tim juga memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut berupa skrining kesehatan gigi, pembersihan karang gigi (scaling), penambalan gigi pada kasus sederhana, serta pencabutan gigi dengan indikasi tertentu.

Menurut drg. Prasasti, para lansia tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari edukasi hingga senam bersama.

"Melalui kegiatan ini diharapkan para lansia semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh, baik kesehatan umum maupun kesehatan gigi dan mulut. Dengan deteksi dini, edukasi berkelanjutan, dan pembiasaan gaya hidup sehat, lansia diharapkan tetap aktif, mandiri, produktif, dan menikmati masa tua dengan kualitas hidup yang lebih baik," katanya.

Ia menambahkan, sinergi antara institusi pendidikan dan organisasi profesi merupakan wujud komitmen bersama dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya bagi lansia di Kalurahan Pacarejo. (*)

Kegiatan ini diharapkan menjadi model kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi, organisasi profesi, pemerintah kalurahan, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mewujudkan lansia yang sehat, bugar, mandiri, bahagia, dan tetap produktif.