Ketua OSIS SMADA Sekaligus Atlet Taekwondo, Fachri Buktikan Prestasi Bisa Berjalan Seiring
Ketua OSIS SMA Negeri 2 Yogyakarta Muhammad Fachri Abhinaya Hidayat sukses menyeimbangkan peran sebagai pemimpin siswa dan atlet taekwondo berprestasi dengan sederet raihan medali
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA—Menjadi Ketua OSIS di salah satu sekolah favorit bukanlah tugas ringan. Namun bagi Muhammad Fachri Abhinaya Hidayat, amanah tersebut justru menjadi ruang untuk membuktikan bahwa kepemimpinan, prestasi akademik, dan olahraga dapat berjalan beriringan.
Siswa SMA Negeri 2 Yogyakarta (SMADA) ini dikenal sebagai sosok yang aktif, disiplin, dan konsisten menjaga performa di dua dunia sekaligus. Di satu sisi, ia dipercaya memimpin organisasi siswa sebagai Ketua OSIS. Di sisi lain, ia terus mengukir prestasi sebagai atlet taekwondo dengan berkompetisi di berbagai kejuaraan.
Kepercayaan besar dari warga sekolah tercermin saat Fachri terpilih sebagai Ketua OSIS dengan raihan 583 suara atau 58,71 persen dari total suara yang masuk. Dukungan tersebut menjadi modal sekaligus tantangan untuk menghadirkan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh siswa dan menjalankan berbagai program organisasi secara efektif.
Bagi Fachri, kepemimpinan bukan sekadar jabatan. Ia memandang posisi tersebut sebagai bentuk tanggung jawab untuk menggerakkan dan menyatukan banyak orang menuju tujuan yang sama.
“Memimpin itu bukan soal posisi, tapi soal tanggung jawab untuk membawa teman-teman berjalan bersama,” ujar Fachri.
Menjaga Keseimbangan
Di tengah jadwal organisasi yang padat, Fachri tetap konsisten menekuni olahraga taekwondo. Kemampuan mengatur waktu menjadi kunci agar kedua aktivitas tersebut dapat berjalan tanpa saling mengganggu.
Remaja kelahiran Yogyakarta yang kini berusia 17 tahun itu merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Posisi sebagai anak sulung membentuk karakter disiplin, tangguh, dan bertanggung jawab yang kemudian tercermin dalam kesehariannya, baik sebagai pemimpin organisasi maupun atlet.
Keseriusannya di dunia taekwondo ditempa melalui latihan rutin di Dojang GTR 9 Yogyakarta di bawah bimbingan Sabeum Herman. Kerja keras tersebut membuahkan hasil melalui sejumlah prestasi membanggakan.
Pada Kejuaraan Daerah DIY 2024, Fachri sukses meraih medali emas di kategori U-59 kilogram. Prestasi itu kemudian dilanjutkan dengan medali perak pada Walikota Yogyakarta Cup XII 2025 di kategori U-63 kilogram.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa kesibukan organisasi tidak menghalangi dirinya untuk terus berkembang di arena olahraga.
Menatap Masa Depan Menjadi Geologist
Di balik aktivitasnya sebagai pemimpin siswa dan atlet, Fachri juga memiliki cita-cita yang jelas. Ia ingin meniti karier sebagai geologist, profesi yang menurutnya membutuhkan ketekunan, kedisiplinan, dan kemampuan berpikir analitis.
Karakter-karakter tersebut telah ia latih sejak sekarang melalui berbagai pengalaman yang dijalani setiap hari. Kepemimpinan mengajarkannya tentang pengambilan keputusan dan kerja sama, sementara taekwondo membentuk mental juang serta ketahanan menghadapi tantangan.
Perjalanan Fachri menunjukkan bahwa prestasi tidak lahir secara instan. Dibutuhkan kemampuan menjaga ritme kehidupan, membagi fokus, dan tetap konsisten menjalani setiap proses.
Dari lingkungan SMA Negeri 2 Yogyakarta, langkah Muhammad Fachri Abhinaya Hidayat kini terus bergerak menuju panggung yang lebih luas. Dengan bekal kepemimpinan yang kuat dan semangat juang seorang atlet, ia menjadi contoh bahwa generasi muda mampu menorehkan prestasi di berbagai bidang tanpa harus memilih salah satunya. (*)
---
