Kepala Disdikbud Purworejo Yudhie Agung Prihatno Launching Inovasi WE IN SD Wirotaman

Kepala Disdikbud Purworejo Yudhie Agung Prihatno Launching Inovasi WE IN SD Wirotaman
Kepala Disdikbud Purworejo Yudhie Agung Prihatno berdialog dengan siswa didampingi Kepala SD Wirotaman Ernawati Setyo Nugraheni dan Ketua Komite Didi Cahyadi. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Purworejo, Yudhie Agung Prihatno, me-launching aplikasi WE-IN (Wirotaman Edukreatif dan Inovatif) SD Negeri Wirotaman Kecamatan Kutoarjo, Jumat (19/9/2025).

Kepala SD Negeri Wirotaman, Ernawati Setyo Nugraheni, mengatakan latar belakang lahirnya program WE IN berangkat dari kesadaran bahwa pendidikan tidak dapat berdiri sendiri. "Sekolah, keluarga, masyarakat, dan media memiliki peran penting sebagai tempat pusat pendidikan yang harus bersinergi," ujarnya, Sabtu (20/9/2025), di kantornya.

Menurutnya, melalui sinergi inilah pihaknya dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif, ramah anak, serta berorientasi pada pengembangan karakter dan prestasi.

Ernawati menjelaskan tujuan utama dari program WE IN Adalah menjadikan SD Negeri Wirotaman sebagai sekolah yang membangun karakter, menumbuhkan prestasi dan tetap berakar pada kearifan lokal.

Tutorial penggunaan aplikasi WE IN ke wali murid. (istimewa)

Selain itu, WE IN juga dirancang untuk menguatkan "7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat" yaitu bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat. Orang tua menjaga kedisiplinan di rumah serta mencatat waktunya.

Tujuh kebiasaan tersebut sebagai pembiasaan positif anak setiap hari. Serta mendorong tercapainya 8 Dimensi Profil Lulusan yaitu anak yang beriman dan bertaqwa, berkarakter, bernalar kritis, mandiri, mampu berkolaborasi, berkewarganegaraan, sehat dan mampu berkomunikasi.

"Kemudian WE IN juga dirancang untuk mengoptimalkan peran teknologi digital agar pembelajaran lebih bermakna dan transparan bagi orang tua. Serta membangun jembatan sinergi antar sekolah, orang tua dan masyarakat dalam membentuk generasi emas yang adaptif terhadap tantangan zaman," tambahnya.

Dia berharap program WE IN tersebut menjadi sebuah gerakan bersama, bukan hanya milik sekolah, milik orang tua, masyarakat, bahkan seluruh pemangku pendidikan.

Respons positif

Dalam aplikasi WE IN, ada beberapa konten seperti visi misi sekolah, kurikulum, literasi, game interaktif berupa TTS (teka teki silang). "Semoga WE IN ini menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi hebat, sehat, dan siap menyongsong masa depan," katanya.

Ketua Komite SD Wirotaman Didi Cahyadi memberikan respons positif atas inovasi WE IN tersebut.

"Kebetulan anak saya di sini kelas 6 Haikal Juparoh sebelumnya sudah menjurnal secara manual. Dengan di-launching inovasi ini, mudah-mudahan bisa diterapkan ke anak. Dalam penerapan aplikasi WE IN saya tidak mengalami kesulitan, dengan ponsel yang saya miliki bisa menginstal," ujarnya.

Yudhie Agung Prihatno memberikan apresiasi kepada SD Wirotaman atas inovasi WE IN. "Dinas sangat mengapresiasi dengan inovasi WE IN, di mana pemanfaatan teknologi akan mempermudah dan memastikan pendidikan berjalan dengan lebih baik,” ungkapnya.

Hanya alat

Dia mengingatkan WE IN "hanya" sebagai alat saja yang akan berfungsi dan bermanfaat untuk memastikan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat dilakukan dengan konsisten.

“Dengan kerja sama dan komunikasi yang baik antara sekolah dan orang tua termasuk melalui WE IN akan semakin mendukung terwujudnya Purworejo Berseri dan Indonesia Emas 2045," ujarnya. (*)