ICS 2025 Digelar Dua Hari, Dipenuhi Dentuman Mesin
Panggung otomotif terbesar di Indonesia itu tidak sekadar memamerkan ratusan karya mobil dan motor custom.
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Jogja Expo Center kembali dipenuhi dentuman mesin, kilau cat dan semangat kreatif dalam perhelatan Indonesian Custom Show (ICS) 2025. Digelar dua hari mulai Sabtu (20/9/2025), salah satu panggung otomotif terbesar di Indonesia itu tidak sekadar memamerkan ratusan karya mobil dan motor custom.
ICS 2025 menampilkan sesuatu yang berbeda yaitu sebuah zona bertajuk Drive Your Style, berupa ruang ekspresi yang merayakan keterhubungan erat antara dunia otomotif dengan gaya hidup personal.
Selama ini, budaya custom identik dengan modifikasi kendaraan, tetapi ICS ingin mengingatkan bahwa identitas sejati seorang builder atau pengendara tidak hanya terletak pada mesin yang mereka rakit, melainkan juga cara mereka mengekspresikan diri dalam keseharian. Fashion, grooming, koleksi personal jadi bagian dari kultur yang melekat.
“Kami percaya bahwa builder dan pelaku otomotif nggak cuman keren karena kendaraan mereka, tapi juga karena cara mereka tampil dan mengekspresikan diri. Lewat fashion, grooming dan kultur koleksi, kami hadirkan ruang untuk menunjukkan gaya sebagai bagian dari identitas custom culture,” ujar I Made Panji, Bike & Car Program Lead Indonesian Custom Show, saat membuka zona Drive Your Style di Main Hall JEC.
Gaya hidup
Zona ini dihadiri tamu istimewa yang telah lama menjadi ikon dunia otomotif sekaligus gaya hidup. Michael Lesmana dari Terror Garage datang dengan nuansa garage look yang khas. Ade Habibie, kolektor motor besar sekaligus pecinta fashion, membawa sentuhan streetwear dan biker lifestyle.
Sementara itu, Bingky dari Biker’s Station mengingatkan kembali filosofi “nggak pernah ikut tren, selalu menciptakan gaya khas sendiri” sebuah pesan kuat tentang keaslian dalam kultur custom.
Tidak berhenti pada pameran kendaraan dan gaya personal, Drive Your Style juga membuka ruang interaksi kreatif. Blue Warrior menggandeng komunitas Indigo Jogja, Mihane Jeans, dan Hand Craft Denim untuk berbagi pengalaman dalam workshop denim. Komunitas G-Shock Jogja bersama Golden.Times.Club menampilkan jam tangan sebagai simbol karakter melalui Wrist Statement.
Bagi pecinta gaya klasik, Cuts & Culture menghadirkan barber biker look bersama Stay Gold Haircut dan Uppercut Deluxe. Pecinta boots pun dimanjakan lewat Sole Syndicate, kolaborasi dengan Bandung Red Wings Enthusiast, yang menampilkan koleksi langka, workshop perawatan, hingga boots market.
Saling berbaur
Dengan ambience industrial yang artistik, setiap booth di zona ini dirancang bukan sekadar sebagai etalase, melainkan panggung ekspresi di mana fashion, seni, dan otomotif saling berbaur.
ICS 2025 juga menjadi ruang bercerita bagi dua karya ikonik dengan latar yang sangat berbeda yakni Indian Four dan Gerobak Ciu Solo. Indian Four, sering dijuluki “Rolls-Royce of Motorcycle”, sebagai simbol warisan klasik Amerika.
Dengan mesin empat silinder yang halus dan desain elegan, motor ini merepresentasikan keanggunan sekaligus ketekunan para kolektor dan builder Indonesia dalam merawat legenda dunia.
Gerobak Ciu Solo juga menampilkan yang jauh dari kemewahan. Lahir dari keterbatasan, kendaraan ini justru menjadi simbol kreativitas rakyat, sekaligus alat perlawanan dan keberagaman di tengah kesederhanaan masyarakat Solo era 1930-an. "Kehadirannya di ICS mengingatkan bahwa budaya custom tidak hanya lahir dari mesin canggih, melainkan juga dari daya juang rakyat kecil," katanya.
Atraksi otomotif
Budhi Winarno selaku Project Director ICS mengungkapkan meseruan ICS 2025 tidak hanya terkurung di dalam hall. Di luar arena, pengunjung disuguhi atraksi otomotif penuh adrenalin. Hell Driver Jaya kembali mengguncang dengan aksi ekstrem, sementara stuntrider Ghani & Simbah memukau lewat trik penuh keberanian.
Yang paling mencuri perhatian, drifter perempuan Anisa Rahim dengan gaya enerjik dan keberanian yang khas, dia membuktikan bahwa dunia drifting bukan hanya milik pria. "Melainkan ruang ekspresi yang bisa digeluti siapa saja," ujarnya.
Melalui Drive Your Style dan berbagai konten lain seperti local & national movement dari Sumatera Bersatu, JRVW, Auto Culture, Holden Day Jogja, Cars of 90’s hingga BJG Super Auto Show. ICS 2025 menegaskan bahwa budaya custom di Indonesia berkembang sebagai ekosistem yang inklusif, kreatif, dan penuh karakter.
"Bukan hanya mesin yang bergemuruh, tetapi juga gaya, seni, dan identitas yang bersatu. ICS 2025 sekali lagi menegaskan bahwa dalam dunia custom, tampil beda bukan sekadar urusan kendaraan, tetapi tentang bagaimana setiap individu merayakan dirinya sendiri," jelasnya. (*)
Yvesta Putu Ayu Palupi
