Kabupaten Purworejo Kembali Meraih Penghargaan IGA 2025
Tercatat 158 inovasi telah dilaporkan dan sekitar 100 inovasi terbaru sedang dikembangkan.
KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Pemerintah Kabupaten Purworejo kembali meraih penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2025 sebagai Kabupaten Sangat Inovatif. Penghargaan ini sekaligus menjadi capaian kedua berturut-turut setelah prestasi yang sama diraih tahun 2024.
Penghargaan IGA 2025 diterima Bupati Purworejo Yuli Hastuti, Rabu (10/12/2025), di Jakarta.
“Kita bersyukur, hari ini Kabupaten Purworejo meraih penghargaan IGA 2025 sebagai Kabupaten Sangat Inovatif. Penghargaan ini menunjukkan bahwa budaya inovasi di Purworejo terus berkembang,” katanya melalui siaran pers.
Menurut dia, penghargaan tidak hanya menjadi bentuk pengakuan tetapi juga dorongan bagi seluruh jajaran pemerintahan untuk terus memperkuat budaya inovasi, meningkatkan kualitas layanan publik serta memberikan solusi yang lebih kreatif bagi masyarakat.
“Ini menjadi dorongan bagi kami untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan menghadirkan solusi yang lebih kreatif bagi masyarakat. Semoga prestasi ini menjadi pijakan yang kokoh mewujudkan Purworejo yang semakin berdaya saing, sejahtera, religius dan inovatif,” tambahnya.
Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah (Kabid RIDA) Bapperida Sri Palupi mengatakan pemerintah daerah terus menunjukkan keseriusan memperkuat ekosistem inovasi. Hal itu terlihat dari peningkatan skor Indeks Inovasi Daerah (IID) dari 48 pada 2023, menjadi 61,72 pada 2024, dan pada tahun 2025 ini diproyeksi di atas 65,1, sehingga dapat kembali meraih kategori sangat inovatif.
Setiap perangkat daerah wajib menghasilkan dua inovasi per tahun, diperkuat dengan kompetisi inovasi yang melibatkan perangkat daerah, puskesmas dan masyarakat. Hingga akhir 2024, tercatat 158 inovasi telah dilaporkan dan sekitar 100 inovasi baru sedang dikembangkan.
"Harapan ke depan, mudah-mudahan capaian 2025 ini menjadi modal buat Purworejo, agar makin mampu berinovasi dalam menjawab dinamika pelaksanaan pemerintahan, maupun pelayanan publik yang semakin baik bagi masyarakat, semakin berdaya saing dan mampu menyelesaikan berbagai permasalahan daerah dengan cara-cara yang lebih inovatif," ujarnya. (*)
Wahyu Nur Asmani EW
