Hampir 46 Ribu Orang Naik KA Bandara YIA Saat Libur Panjang Idul Adha

Yogyakarta masih menjadi salah satu destinasi favorit selama musim liburan.

Hampir 46 Ribu Orang Naik KA Bandara YIA Saat Libur Panjang Idul Adha
Penumpang KA Bandara saat libur Waisak dan Idul Adha 1447 H. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Libur panjang Hari Raya Waisak dan Idul Adha 1447 H menjadi berkah bagi sektor transportasi dan pariwisata Yogyakarta. Arus wisatawan yang keluar-masuk Daerah Istimewa Yogyakarta melonjak, tercermin dari tingginya penggunaan Kereta Api Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Hanya sepekan, hampir 46 ribu penumpang baik KA itu.

Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, Rabu (3/6/2026), menyatakan T Railink mencatat sebanyak 45.897 pelanggan menggunakan layanan KA Bandara YIA selama periode 26 Mei hingga 1 Juni 2026. Angka tersebut terdiri dari 31.627 penumpang KA Bandara YIA Reguler dan 14.271 penumpang KA Bandara YIA Xpress.

“Lonjakan penumpang ini menunjukkan Yogyakarta masih menjadi salah satu destinasi favorit selama musim liburan. Kereta bandara menjadi moda transportasi pilihan karena menawarkan perjalanan yang lebih pasti di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat,”ungkapnya.

Dia mengatakan tingginya jumlah pelanggan menjadi bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta bandara sebagai penghubung utama menuju YIA.

Dipercaya masyarakat

“Pencapaian sebanyak 45.897 pelanggan di wilayah Yogyakarta selama periode libur Waisak dan Idul Adha menjadi bukti bahwa layanan KAI Bandara semakin dipercaya masyarakat sebagai moda transportasi yang andal untuk menuju dan dari Bandara YIA,” tambanya.

Menurut Porwanto, selama masa libur panjang seluruh perjalanan KA Bandara YIA berlangsung lancar dan tepat waktu. Kondisi ini menjadi faktor penting bagi penumpang pesawat yang membutuhkan kepastian waktu keberangkatan menuju bandara.

Di tengah padatnya arus perjalanan liburan, kereta bandara dinilai mampu menjadi solusi untuk menghindari kemacetan di jalur menuju Kulonprogo. Selain itu, waktu tempuh yang konsisten membuat banyak wisatawan maupun pelaku perjalanan bisnis memilih moda transportasi berbasis rel tersebut.

Tingginya okupansi KA Bandara juga menjadi sinyal positif bagi pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata DIY. Ribuan wisatawan yang datang melalui Bandara YIA turut menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi lokal, hingga destinasi wisata di Yogyakarta dan sekitarnya.

Kualitas layanan

Porwanto menambahkan KAI Bandara akan terus meningkatkan kualitas layanan guna mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas pariwisata Yogyakarta.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pelanggan serta apresiasi kepada seluruh petugas yang telah memberikan pelayanan terbaik sehingga perjalanan pelanggan dapat berlangsung dengan aman, nyaman dan tepat waktu,” katanya.

Capaian hampir 46 ribu penumpang selama libur panjang tersebut menjadi gambaran geliat wisata dan mobilitas masyarakat menuju Yogyakarta masih sangat tinggi. (*)