Menikmati “Strike” Saat Memancing di Pantai Kebumen

Saya hanya ingin menikmati sensasi, ketika pancing dimakan ikan besar.

Menikmati “Strike” Saat Memancing di Pantai Kebumen
Seorang pemancing di Pantai Bocor Kebumen. (nanang w hartono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN – Para pemancing di Pantai Selatan Jawa Tengah wilayah Kabupaten Kebumen umumnya sangat menikmati saat strike. Berapa pun ikan yang diperoleh tidak menjadikan mereka berhenti memancing selama berjam-jam di bawah terik matahari.

"Saya hanya ingin menikmati sensasi, ketika pancing dimakan ikan besar,” ujar Tomo (56) seorang pemancing yang ditemui di Pantai Bocor Kecamatan Buluspesantren Kebumen, Selasa (2/6/2026).

Bersama beberapa pemancing lainnya, Tomo mengungkapkan, saat ada ikan besar menyambar pancing, itulah yang dinantikan. Namun demikian sangat jarang ikan permukaan air ukurannya besar-besar.

Rata-rata ikan yang menyambar pancing berukuran kecil dengan berat puluhan gram namun demikian tarikannya terasa kuat.

Butuh stamina

Dia mengakui, memancing di tepi pantai butuh stamina dan kesabaran yang cukup. Pemancing rata-rata melempar kailnya sewaktu ombak menuju ke arah daratan atau pantai. Semua itu berhenti ketika mengalami kelelahan. 

Adapun pakan atau umpan berbeda-beda jenisnya. Biasanya berupa cacing tanah atau yutuk, sejenis kepiting atau udang yang hidup di pasir tepi pantai selatan Kebumen.

Meskipun para pemancing itu bisa disebut nelayan tangkap namun hasilnya jauh lebih sedikit dibandingkan nelayan tangkap dengan area tangkap di perairan atau tengah laut. (*)