Gandeng CSG, Paseduluran BTA Nusantara Bantu Pengecoran Halaman Ponpes

Pengecoran disambut rasa syukur Pengasuh Pondok, KH Muhammad Husnul Fahmi atau Gus Fahmi.

Gandeng CSG, Paseduluran BTA Nusantara Bantu Pengecoran Halaman Ponpes
Gus Fahmi melihat langsung proses pengecoran yang dilakukan BTA Nusantara dan CSG. (sariyati wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Paseduluran Barisan Tanpa Atasan (BTA) Nusantara dengan menggandeng ormas Cah Suag (CSG) melakukan pengecoran halaman Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatusy Syubban II di Kanggotan Lor, Jejeran Pleret Kabupaten Bantul, Kamis (4/12/2025).

Kegiatan sosial itu dipimpin langsung Ketua CSG, Anton Kristanto, Sekjen BTA Nusantara Budi Raharjo dan diikuti sekitar 50 orang dari BTA dan CSG.

Secara gotong royong mereka membawa adukan semen dan pasir dari mesin molen kemudian dituang ke lokasi pengecoran. Semua terlihat gembira dan penuh semangat. Pengecoran disambut baik dan rasa syukur oleh Pengasuh Pondok, KH Muhammad Husnul Fahmi atau akrab disapa Gus Fahmi.

Alhamdulillah terima kasih atas pengecoran yang dilakukan. Di sini kalau hujan memang masih becek karena halaman masih tanah,” kata Gus Fahmi.

Pengecoran lingkungan Ponpes Nahdlatusy Syubban II di Kanggotan Lor Jejeran Pleret Bantul, Kamis (4/12/2025), oleh BTA Nusantara dan CSG. (sariyati wijaya/koranbernas.id)

Sedangkan Anton mengatakan CSG siap mendukung segala kegiatan yang bersifat positif dan mendukung segala bentuk bakti sosial yang bermanfaat bagi sesama. “Kami mendukung pengecoran dan untuk kegiatan di pondok seperti ini baru pertama kali. Namun kalau bakti sosial sudah sering kami lakukan seperti pembagian nasi Jumat berkah, bansos ataupun pembagian takjil saat bulan puasa,” katanya.

Semua itu bertujuan untuk membantu sesama dan mengasah kepekaan sosial serta rasa empati para anggota CSG agar senantiasa ringan membantu kesulitan hidup sesama.

Senada, pendiri BTA Nusantara, EW Bony, mengatakan BTA Nusantara memiliki semangat dan tekad untuk senantiasa menebar kebaikan. Mereka memiliki slogan “menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan masyarakat di sekelilingnya”.

“Kami ingin kehadiran BTA Nusantara selalu memberikan manfaat bagi sesama. Dan kami dalam kegiatan sering menggandeng komunitas lain yang ada DIY. Sekaligus mendukung  terciptanya DIY yang rukun dan damai,” katanya. (*)