Ditjen Pemasyarakatan Beri Penghargaan Dua Gereja di Purworejo

Buah dari kerja sama yang harmonis antara Rutan Purworejo dan para mitra pembina rohani.

Ditjen Pemasyarakatan Beri Penghargaan Dua Gereja di Purworejo
Gereja Santa Perawan Maria Purworejo. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Dua gereja di Kabupaten Purworejo yakni Gereja Santa Perawan Maria Purworejo dan Gereja Kristen Jawa (GKJ) Purworejo menerima piagam penghargaan dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan.

Penghargaan ini merupakan pengakuan atas kontribusi luar biasa kedua gereja itu memberikan pembinaan rohani kepada warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Purworejo.

Kepala Rutan Kelas IIB Purworejo, David Saptoaji Putra, menyampaikan penghargaan ini merupakan buah dari kerja sama yang harmonis antara Rutan Purworejo dan para mitra pembina rohani.

"Piagam penghargaan ini adalah simbol apresiasi kami atas dedikasi dan komitmen gereja-gereja ini dalam memberikan pembinaan rohani kepada warga binaan. Mereka telah menjadi cahaya di tengah kegelapan, memberikan harapan dan kekuatan bagi mereka yang membutuhkan," ujar David di sela pemberian remisi kepada dua napi, Kamis (25/12/2025).

Gereja Kristen Jawa (GKJ) Purworejo. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)

Penghargaan ini diberikan atas dasar konsistensi dan keaktifan kedua gereja memberikan pendampingan rohani bagi warga binaan beragama Kristen dan Katolik di Rutan Purworejo.

Piagam Penghargaan Mitra Kerja Pembina Rohani tersebut diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia dengan Nomor: PAS-SA.05.03-1677 Tahun 2025, dan ditandatangani langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Drs Mashudi.

Penghargaan diserahkan bertepatan dengan acara Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Natal Tahun 2025, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Natal di lingkungan pemasyarakatan. David berharap, melalui penghargaan ini, kerja sama antara Rutan Purworejo dan lembaga keagamaan dapat terus ditingkatkan demi mendukung pembinaan kepribadian warga binaan secara menyeluruh.

"Pembinaan rohani adalah kunci untuk membuka pintu harapan bagi warga binaan. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi warga binaan, sehingga mereka dapat kembali menjadi anggota masyarakat yang produktif dan berintegritas," katanya. (*)