Dekopinda Bantul Sukses Gelar Musda

Tercatat ada 437 koperasi dengan rincian aktif 300 koperasi, termasuk Koperasi Desa Merah Putih.

Dekopinda Bantul Sukses Gelar Musda
Musda Tahun 2026 Dekopinda Bantul. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Bantul menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Tahun 2026 di Aula Bank Bantul, yang dilanjutkan pemilihan pengurus Dekopinda Bantul periode 2026-2031.

Panitia kegiatan, Bambang Nugroho SH, melalui siaran pers ke redaksi koranbernas.id, Jumat (1/5/2026), mengatakan musda telah sukses dilaksanakan Sabtu (25/4/2026) pekan lalu.

Hadir Bupati Bantul diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Sri Nuryanti M Si, Ketua Dekopinda DIY Syahbenol Hasibuan, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMKPP) Bantul Prapta Nugraha S Sos MH dan anggota Dekopinda.

Prapta mengatakan jumlah koperasi di Kabupaten Bantul saat ini tercatat ada 437 koperasi dengan rincian aktif 300 koperasi, termasuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), 137 koperasi tidak aktif dan 75 koperasi dalam proses pembubaran oleh pemerintah.

Wadah resmi

Khusus KDMP di Bantul ada 75 koperasi, yang sudah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebanyak 47 KDMP, dalam proses pembangunan gerai sejumlah 16 koperasi dan yang sudah selesai pembangunan gerainya, Kalurahan Pleret, Trimurti, Wukirsari dan Tirtonirmolo.

“Dekopinda merupakan wadah resmi aspirasi koperasi dan mitra strategis pemerintah, utamanya Pemerintah Kabupaten Bantul dalam membina dan membesarkan koperasi,” kata Prapta.

Bupati Bantul dalam sambutan tertulis dibacakan Sri Nuryanti mengatakan musda memiliki arti sangat penting karena tidak hanya menjadi forum pengambilan keputusan strategis organisasi namun juga dalam menentukan arah kebijakan dan kepemimpinan Dekopinda ke depan.

"Karena itu saya berharap musda ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperkuat konsolidasi, menyatukan visi, serta merumuskan langkah- langkah strategis bagi kemajuan koperasi di Kabupaten Bantul," kata bupati.

Penggerak ekonomi

Bupati meyakini, apabila koperasi dikelola secara profesional dan berbasis kebutuhan masyarakat, akan menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang kuat dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam hal ini, peran Dekopinda sangat strategis terutama dalam mendampingi dan memperkuat kapasitas pengurus koperasi agar mampu menjalankan fungsinya secara optimal. (*)