Bupati Sleman Bertemu Bupati Konawe Selatan, Bahas Permasalahan Transmigran

Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo menyatakan permasalahan transmigran asal Sleman mendapatkan atensi khusus.

Bupati Sleman Bertemu Bupati Konawe Selatan, Bahas Permasalahan Transmigran
Bupati Sleman Harda Kiswaya menyerahkan surat Pemerintah Kabupaten Sleman kepada Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo yang meminta agar permasalahan transmigran asal Sleman dapat segera diselesaikan, Senin (14/7/2025). (Istimewa)

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil DIY, KPH Yudanegara serta jajarannya, tiba di Kabupaten Konawe Selatan, Minggu (13/7/2025) untuk melakukan pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan yang diagendakan Senin (14/7/2025).

Pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dimaksudkan menindaklanjuti permasalahan yang dialami transmigran asal Sleman di Konawe Selatan.

Dari keterangan transmigran asal Sleman, pihaknya mengaku belum menerima haknya sesuai perjanjian kerja sama yang telah disepakati dalam program transmigran di Konawe Selatan.

Informasi tersebut disampaikan perwakilan transmigran asal Sleman saat dijumpai Bupati Sleman di Desa Laikandonga dan Unit Pemukiman Transmigran (UPT) Tolihe.

Lahan garapan

Ya kami baru menerima yang pekarangan (tempat tinggal), untuk yang lahan garapan, kami semua belum menerima sedikit pun sesuai yang dijanjikan di awal” ungkap Moh Dakir selaku Ketua Paguyuban Transmigran di UPT Tolihe.

Seluruh aspirasi transmigran asal Sleman ini ditindaklanjuti Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama Pemkab Konawe Selatan, dalam hal ini Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo.

Saat pertemuan, Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo menyatakan permasalahan transmigran asal Sleman tersebut mendapatkan atensi khusus darinya dan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan.

”Kami memberikan atensi terhadap permasalahan transmigran ini. Dan bersama Pemerintah Kabupaten Sleman kami siap mencarikan solusi-solusi terbaik bagi transmigran sesuai dengan kondisi dan kemampuan yang ada di sini," jelas Irham.

Solusi

Sementara itu, Bupati Harda Kiswaya menegaskan harus ada upaya-upaya konkret dari kedua pemerintah daerah untuk mendapatkan solusi bagi transmigran, agar permasalahan tidak semakin berlarut-larut.

”Saya harap ada upaya konkret yang komprehensif untuk merumuskan solusi bagi transmigran di Konawe selatan. Ini sudah lama sekali, ini secara resmi juga saya serahkan surat Pemerintah Kabupaten Sleman kepada Bupati Konawe Selatan yang meminta agar permasalahan ini dapat diselesaikan sesegera mungkin," kata Harda.

Pada pertemuan ini juga Pemkab Sleman dan Pemkab Konawe Selatan merumuskan beberapa opsi sebagai solusi, kemudian menjadi kajian yang selanjutnya dikonsultasikan ke Kementerian Transmigrasi.

Pada kesempatan yang sama KPH Yudanegara menyampaikan permasalahan ini memperoleh perhatian dari Gubernur DIY. ”Transmigrasi merupakan salah satu upaya mengatasi permasalahan kependudukan yang ada, apa yang ada di Konawe Selatan tentu saja akan saya laporkan kepada Sri Sultan," jelasnya. (*)