Bupati Purworejo Dukung Perempuan Politik Menduduki Posisi Strategis
Kami mengapresiasi untuk mendorong perempuan di dunia politik.
KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Semangat RA Kartini untuk perempuan mengalami perkembangan signifikan. Perempuan saat ini memiliki peluang menduduki posisi strategis.
"Bupati mengapresiasi kader perempuan sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan pemahaman perempuan dalam politik dan pembangunan. Perempuan mempunyai peran penting dalam sosial dan politik. Untuk itu perlu meningkatkan kapasitas agar perempuan percaya diri dan mampu mengaktualisasi diri," katanya dalam sambutan tertulis saat acara Halal Bihalal KPPI Purworejo dan Peringatan Hari Kartini, Sabtu (18/4/2026), di RM Dargo.
Yuli Hastuti berharap dengan pemahaman politik menumbuhkan wawasan jejaring dan bisa mengambil peran strategis di masyarakat. Tak hanya itu, bupati juga berharap perempuan politik mampu berkontribusi dalam Pembangunan sebagai upaya mewujudkan Purworejo Berseri (Berdaya Saing, Sejahtera, Religius dan Inovatif).
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Purworejo, Puguh Trihatmoko, mengatakan kegiatan KPPI adalah upaya pendidikan politik perempuan. Dalam politik tidak ada perbedaan antara perempuan dan laki-laki. Selain itu, pendidikan politik perempuan juga untuk memperluas kemampuan.
Percaya diri
"Perempuan tidak bisa dipandang sebelah mata, perempuan saat ini bisa sebagai penentu pengambilan keputusan. Kami mengapresiasi untuk mendorong perempuan di dunia politik. Semoga perempuan memiliki peran penting, percaya diri, berdaya saing dan mampu jadi agen perubahan," ujarnya.
Pihaknya akan terus mendukung pendidikan politik perempuan dan berharap perempuan memiliki pemahaman tentang politik dan demokrasi tingkat lokal atau nasional.
Hadir dalam acara tersebut Ketua KPPI Ajeng Dewi Purnamasari yang juga anggota DPRD Purworejo dari Fraksi Gerindra, Sekretaris KPPI Estri Utami Setyowati, Wakil Ketua DPRD Purworejo dari Partai Demokrat serta anggota KPPI terdiri dari perempuan politik dari berbagai partai maupun undangan dari Gabungan Organisasi Wanita dan Serat Kartini. (*)
Wahyu Nur Asmani EW
