Bupati Bantul kepada Buruh: I Love You Full

Kegiatan yang difasilitasi Disnakertrans Bantul tersebut diikuti lebih dari seribu buruh.

Bupati Bantul kepada Buruh: I Love You Full
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menghadiri perayaan hari buruh (May Day) 1 Mei 2026 di Lapangan Trirenggo. (sariyati wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih menghadiri acara Hari Buruh (May Day) tingkat Kabupaten Bantul di Lapangan Trirenggo, Jumat (1/5/2026).

Kegiatan yang difasilitasi oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bantul tersebut diikuti lebih dari seribu buruh yang berasal dari berbagai perusahaan dan organisasi pekerja. Acara diisi dengan senam sehat, pembagian doorprize, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis dan hiburan musik.

Meski sempat hujan lebat mengguyur namun tidak menyurutkan semangat peserta mengikuti dan menikmati rangkaian acara. Termasuk berjoget saat Bupati Bantul menyanyikan lagu campursari berjudul Kalung Emas ciptaan almarhum Didi Kempot.

I Love you full. Saya berdoa semoga semua buruh di Bantul sehat dan sejahtera. Semua keluarganya juga bahagia. Yang belum dapat jodoh segera mendapatkan,” kata bupati disambut aplaus meriah para buruh.

Gembira bersama

Tidak hanya bupati, Sekda Agus Budi Raharjo M Kes dan Dandim Letkol (Kav) Fikri Nurheldi SE M Han juga turut menyanyi di panggung dan larut dalam kegembiraan bersama para buruh.“Setiap tahun kita gelar perayaan May Day dan yang menjadi fokus perhatian kita bersama adalah terciptanya hubungan industrial yang baik,” katanya.

Sedangkan Ketua Panitia May Day, Suhadi, yang juga Ketua Forum Serikat Pekerja Serikat Buruh (SPSB) Bantul mengatakan sejak sepuluh tahun terakhir saat perayaan hari buruh mereka difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Bantul.

“Hari ini kami menggelar banyak kegiatan sebagai wujud kami bergembira ria merayakan May Day tahun 2026. Kami tidak menyampaikan aspirasi  yang sifatnya frontal, tapi kami bersimpati masih banyak teman-teman kami di wilayah Bantul timur yang belum mendapatkan haknya dari perusahaan dan sudah kami sampaikan kepada Bapak Bupati,” kata Suhadi dari Serikat Pekerja PG/PS Madubaru-Madukismo tersebut.

Di Sleman, lanjut dia, juga ada buruh yang belum mendapatkan haknya. Untuk itulah para buruh Bantul menggelar doa bersama agar mereka yang belum menerima haknya bisa terpenuhi. (*)