BPJS Kesehatan Kebumen Periksa Kepatuhan Badan Usaha
Pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah badan usaha yang terindikasi belum optimal.
KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Dalam rangka memastikan kepatuhan badan usaha terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan Cabang Kebumen menggelar kegiatan Pemeriksaan Kepatuhan Pendaftaran Badan Usaha di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, Rabu (8/4/2026).
“Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis mendorong badan usaha agar memenuhi kewajibannya mendaftarkan seluruh pekerjanya ke dalam Program JKN. Pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah badan usaha yang terindikasi belum optimal dalam aspek kepatuhan administrasi kepesertaan,” ujar Dina Diana Permata, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh pemberi kerja mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Pemeriksaan kepatuhan ini kami lakukan untuk memastikan bahwa setiap badan usaha telah mendaftarkan diri beserta seluruh pekerjanya sebagai peserta JKN. Hal ini penting untuk menjamin perlindungan jaminan kesehatan bagi para pekerja,” katanya.
Dia mengapresiasi pelayanan yang diberikan fasilitas kesehatan saat menggunakan JKN. Petugas kesehatan selalu melayani dengan ramah, cepat dan memberikan penjelasan yang jelas terkait kondisi pasien serta langkah perawatan lanjutan di rumah.
Biaya tambahan
Seorang peserta JKN, Musringatun, mengungkapkan setiap berobat, petugas fasilitas kesehatan selalu memberi penjelasan dengan baik. Dia bersyukur karena selama menjadi peserta JKN tidak pernah dikenakan biaya tambahan.
Seluruh kebutuhan pengobatan ditanggung sesuai ketentuan. “Selama ini saya tidak pernah bayar. Tidak ada tambahan biaya sama sekali. Sangat meringankan bagi keluarga seperti kami,” ungkap Musringatun.
Sebagai peserta JKN PBI dia berharap Program JKN dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.
“Semoga JKN terus ada dan bisa membantu lebih banyak orang seperti kami. Program ini sangat berarti,” ujarnya. (*)
Nila Hastuti
