begini-skenario-jcm-amankan-pengunjung-dari-ancaman-virus-coronaPenggunaan Foot Pedals sebagai pengganti tombol lift diharapkan dapat mengurangi penggunaan tombol lift yang mungkin bisa menjadi media penularan berbagai virus. (Muhammad Zukhronnee Ms/koranbernas.id


ronnee

Begini Skenario JCM Amankan Pengunjung dari Ancaman Virus Corona

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN--Tatanan kehidupan baru atau saat ini menjadi hal yang dipersiapkan oleh berbagai pihak. Pemerintah, pengelola pariwisata, pelaku ekonomi dan masyarakat, menyiapkan segala hal untuk bergerak dengan tatanan baru seiring guna memerangi penyebaran virus Corona.

Jogja City Mall (JCM) tidak ketinggalan ikut mempersiapkan diri. Kenyamanan dan keamanan pengunjung menjadi prioritas. JCM mempersiapkan protokol kesehatan serta berbagai fasilitas untuk menyambut tatanan baru, untuk lebih menjamin kenyamanan dan keamanan pengunjung.


Baca Lainnya :

Protokol yang sudah dan terus dijalankan oleh Jogja City Mall, yaitu peraturan yang mewajibkan seluruh pengunjung maupun karyawan menggunakan masker dengan baik dan benar, selama berada di area mall. Selain itu, pengecekan suhu tubuh akan dilakukan oleh petugas kepada seluruh pengunjung dan karyawan sebelum memasuki area mall.

Suhu tubuh maksimal bagi pengujung mall adalah 37,3 derajat celcius.


Baca Lainnya :

“Jika suhu tubuh melebihi standar maksimal, maka pengunjung maupun karyawan akan dipisahkan guna pemeriksaan suhu tubuh hingga tiga kali. Kalau hasilnya masih menunjukkan angka yang tinggi, maka mereka langsung disuruh pulang,” terang Febrianita Candra Rini selaku Public Relation JCM, Jumat (12/6/2020).

Selain itu, lanjut Candra, pengunjung dan karyawan wajib mencuci tangan sebelum memasuki area mall. Semua fasilitas wastafel sudah disediakan di setiap akses masuk. JCM juga menyediakan hand sanitizer di area mall.

“Alur masuk dan keluar pengunjung dipisahkan menjadi dua arah. Hal ini tidak hanya berlaku di pintu utama mall, namun juga di gerai yang berada di dalam. Pengunjung dan karyawan juga wajib mematuhi aturan physical distancing dengan memberi jarak minimal 1,5 meter dengan pengunjung lain,” lanjutnya.

Selain melaksanakan protokol kesehatan tersebut, mall ini juga menyediakan fasilitas pendukung Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) berupa sensor mesin tiket parkir otomatis dan foot pedals untuk lift. Kedua fasilitas ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan tombol yang mungkin bisa menjadi media penularan berbagai virus.

“Penggunaan lift juga dibatasi maksimal empat orang. Itu pun diprioritaskan untuk trolley, whell chair, difable dan lansia,” pungkasnya.

Christine Amalia, Event and Promotor Coordinator Jogja City Mall menambahkan, pihaknya juga rutin membersihkan area mall menggunakan cairan disinfektan setiap empat jam sekali. Mulai dari area publik, bench area hingga ATM Center, rutin dibersihkan oleh tim Jogja City Service.

“Kami tidak pernah tutup, seperti mall lain yang ada di Yogyakarta. Tapi kami mengurangi jam buka sesuai dengan anjuran Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 DIY. Meskipun terus buka, dalam masa pandemi kami kehilangan hampir 70% pengunjung hingga akhir Mei,” lanjutnya.

“Seiring dengan ditambahnya jam buka JCM, sepekan terakhir ini memang ada peningkatan pengunjung. Sepertinya orang hanya datang dan membeli apa yang dibutuhkan, lalu pulang dan tidak berlama-lama di dalam mall,”tandasnya.

Berbagai protokol kesehatan dan pencegahan yang dilakukan oleh Jogja City Mall ini, disosialisasikan kepada pengunjung melalui berbagai signage yang dipasang di area mall dan diupload di Instagram JCM. Melalui berbagai persiapan ini JCM berharap pengunjung siap dengan “Belanja Aman dan Nyaman bersama Jogja City Mall” sesuai tagline tatanan barunya. (SM)

 


Video Terkait:


TAGS:

SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini