BCE 2025 Siap Digelar Targetkan Rp 2,1 Miliar

BCE 2025 juga   sebagai sarana untuk mempromosikan produk unggulan daerah dan secara umum produk-produk umkm di Kabupaten Bantul

BCE 2025 Siap Digelar Targetkan Rp 2,1 Miliar
Jumpa pers BCE  2025 Kabupaten Bantul. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, BANTUL--Sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-194 tahun, Bantul Creative Expo (BCE) 2025 siap digelar tanggal 25 Juli hingga 1 Agustus atau selama 8 hari di Kompleks Pasar Seni Gabusan (PSG) Jalan Parangtritis Km 9,5 Sewon  Kabupaten Bantul. Pembukaan akan dilakukan Jumat (25/7/2025) pukul 13.00 WIB dan mengusung tema “Kreativitas dan kolaborasi berkelanjutan untuk memantapkan daya saing daerah”.

Demikan dijelaskan Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan  (DKUKMPP) Bantul, Prapta Nugraha MM dalam jumpa pers di kantornya, Rabu (16/7/2025) siang. Nampak mendampingi  Kabid Pengembangan Perdagangan,Tutik Lestariningsih dan penyelenggara.

“BCE 2025 akan  diselenggarakan selama 8 hari  dengan target pengunjung 96 ribu atau 12 ribu orang perhari,”kata Prapta. Sedangkan untuk omset Rp 2,1 miliar atau Rp  262,5 juta per hari. Angka target harian ini sa dengan capaian BCE 2024.

Adapun     maksud diselenggarakannya Bantul Creative Expo 2025 adalah sebagai salah satu wujud upaya pemerintah Kabupaten Bantul dalam melindungi, memperdayakan dan memajukan UMKM dengan pendayagunaan potensi lokal untuk peningkatan kreatifitas, inovasi, dan promosi baik tingkat regional, nasional dan  internasional.

Bantul Creative Expo 2025 juga merupakan salah satu bentuk komunikasi yang dilakukan pemerintah kabupaten bantul dengan seluruh warga bantul, untuk menyampaikan proses dan hasil  pembangunan daerah. Komunikasi tersebut berisi informasi dari berbagai kegiatan pembangunan di wilayah Kabupaten Bantul baik dalam proses perencanaan maupun pelaksanaan, sehingga diharapkan Bantul Creative Expo 2025 mampu menjembatani komunikasi antara pemerintah daerah dengan warganya.

”BCE 2025 juga   sebagai sarana untuk mempromosikan produk unggulan daerah dan secara umum produk-produk umkm di Kabupaten Bantul,    menginformasikan hasil-hasil pembangunan daerah kepada masyarakat Kabupaten Bantul, memajukan produk UMKM dengan pendayagunaan potensi lokal untuk meningkatkan kreatifitas, inovasi, dan promosi baik ditingkat lokal, regional, nasional maupun internasional sta   merupakan salah satu bentuk komunikasi yang dilakukan pemerintah kabupaten bantul dengan seluruh warga Bantul,”urainya.

Tentunya BCE 2025 juga sebagai  sarana  hiburan kepada masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat Kabupaten Bantul.

Adapun jumlah peserta ada 100  stand yang dikelola oleh Dinas koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan terdiri dari stand lembaga pemerintah, perguruan tinggi dan sekolah menengah, instansi vertikal, RSUD, BUMD, perbankan, koperasi,UKM mitra dan binaan pemerintah seperti Dekranasda, Asmindo, Iwapi, Hipmi dan asosiasi UMKm lainnya, serta UMKM swasta sejumlah 200 stand yang menyajikan berbagai produk-produk kerajinan, kuliner, fesyen, otomotif, barang-barang elektronik, dan barang-barang kebutuhan rumah tangga.

Perbedaan antara Bantul Creative Expo 2025 dengan tahun-tahun sebelumnya adalah di tahun 2025 ini berkolaborasi dengan perguruan tinggi dan sekolah menengah, dimana di harapkan dengan kolaborasi ini dapat membantu memantapkan daya saing daerah. (*)