Bank Sleman Dorong Pengembangan UMKM

Kita akan lebih banyak menjaring UMKM, karena porsi portopolio kita mau kita tingkatkan ke UMKM.

Bank Sleman Dorong Pengembangan UMKM
Direktur Utama Bank Sleman, Dandung Sriyadi, menerima audiensi jajaran pengurus PWI Kabupaten Sleman di ruang kerjanya, Rabu (28/1/2026). (istimewa)

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Bank Sleman berkomitmen mendorong pengembangan UMKM di Bumi Sembada. Hingga kini tercatat lebih dari 2.000 pelaku UMKM memperoleh modal sekaligus pendampingan.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Bank Sleman, Dandung Sriyadi SE, saat menerima audiensi jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sleman di ruang kerjanya, Rabu (28/1/2026).

"Jumlah pelaku UMKM yang kita bina berjumlah kurang lebih dua ribu, hampir semuanya kita bina, seluruhnya merupakan nasabah," kata Dandung.

Soal pendampingan, jelasnya, tim marketing Bank Sleman menyampaikan edukasi terkait pengelolaan laporan keuangan.

Secara sederhana

"Secara kelembagaan, mereka (UMKM) harus kita edukasi untuk mengelola keuangan, jadi bisa tahu dalam satu bulan itu dapat laba berapa? Maka kita berikan edukasi soal laporan keuangan secara sederhana," jelas Dandung.

Pada tahun 2026 pihaknya masih melanjutkan program yang dicanangkan pada tahun sebelumnya, namun upaya mengembangkan potensi UMKM akan dimaksimalkan. "Kita masih melanjutkan program tahun sebelumnya, di 2026 ini kita akan lebih banyak menjaring UMKM, karena porsi portopolio kita mau kita tingkatkan ke UMKM," katanya.

Dalam upaya mengembangkan sektor UMKM, pihaknya juga menggandeng Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dinas Koperasi Sleman.

"Banyak sekali sektor usaha UMKM di Sleman ini, hampir disemua sektor ada, misalnya di bidang transportasi, wisata, pertanian, perikanan, kuliner, termasuk destinasi wisata Tebing Breksi, perajin tenun di Gamplong Moyudan, termasuk warung-warung angkringan" kata Dandung. (*)