Atap Pasar Godean yang Terkelupas Diperbaiki
Kemiringan atap hampir 90 derajat. Kalau kondisi hujan, tidak mungkin dilakukan pemasangan.
KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Pasar Induk Godean setelah beroperasional selama tiga bulan sampai saat ini, terus disempurnakan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan pengunjung maupun pedagang. Upaya penyempurnaan sarpras ringan secara bertahap terus dilakukan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Sleman Mae Rusmi Suryaningsih menjelaskan anggaran bersumber dari APBD sudah dialokasikan untuk penyempurnaan fisik ringan Pasar Induk Godean dan sudah dimulai awal Februari ini.
"Selain itu kami juga telah mengupayakan penyempurnaan fisik melalui bantuan tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mengatasi tempias sebelum pasar induk digunakan (bulan Oktober 2025), dan saat itu sudah tertangani. Untuk kebocoran di beberapa kios juga sudah tertangani. Jadi tidak benar jika ada informasi atap Pasar Induk Godean dari awal operasional sampai saat ini belum teratasi," jelas Mae Rusmi melalui siaran pers, Minggu (8/2/2026).
Mae Rusmi menjelaskan, permasalahan bocor dan kondisi air masuk karena tempias air hujan yang terbawa angin kencang akibat cuaca ekstrem dalam sebulan terakhir ini merupakan hal kasuistis. Dampaknya adalah kerusakan lain pada atap yang harus segera ditangani perbaikannya dengan APBD.
Distributor terdekat
Sepintas terlihat kondisi atap seperti terkelupas.
"Untuk perbaikan atap, tidak dapat cepat karena distributornya hanya ada di Bogor, Surabaya, Medan dan kami pesan ke distributor terdekat. Atap pengganti yang rusak hari Minggu 8 Februari dipastikan sudah kami terima, dan sudah saya perintahkan tim teknis segera dipasang," kata Mae Rusmi.
Sementara, Ketua Tim Kerja Sarpras Perdagangan Tradisional, Heffi Sulistiyawan (Iwan) saat dikonfirmasikan menyampaikan hari Minggu ini atap pengganti dipastikan siap dan Senin (9/2/2026) segera dipasang.
Lebih lanjut Iwan menjelaskan, kualitas bahannya sudah bagus dan sama dengan yang dipesan hanya teknis pemasangannya sesuai teknis pemasangan atap bitumen. Saat ini prioritas perbaikan atap dilakukan kurang lebih seluas 80m². (*)
Nila Hastuti
