Anggota Satpol PP Kebumen Meninggal, Diserang ODGJ Saat akan Evakuasi
ODGJ itu tidak dipasung, sering keluar rumah membawa beberapa senjata tajam.
KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kebumen, Mochamad Faik (32), Senin (2/2/2026) siang, gugur ketika menjalankan tugas evakuasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), pria warga Desa Krakal, Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen.
Anggota Satpol PP Kebumen itu diserang ODGJ dengan senjata tajam. Korban mengalami luka pada bagian leher. Dia meninggal dalam perjalanan ke Rumah Sakit dr Soedirman Kebumen.
Informasi yang dihimpun koranbernas.id di lokasi kejadian, pelaku Rwd (40) dikenal warga setempat mengalami gangguan jiwa. Keluarga sebenarnya berencana membawanya untuk rawat jalan di sebuah rumah sakit yang ada layanan poli jiwa.
"Bersembunyi di rumahnya, ketika akan dibawa ke rumah sakit," ujar warga setempat. Agar Rwd keluar rumah dengan pintu terkunci, satu regu anggota Satpol PP berusaha membuka pintu menggunakan bambu dua meter.
Sering bawa saja
Secara tidak terduga, Rwd keluar rumah langsung menyerang anggota Satpol PP Kebumen. Korban kesulitan membela diri pakai bambu karena bambu yang dipegangnya terlampau berat.
Seorang tetangga Rwd, Rislam kepada koranbernas id mengungkapkan, keseharian Rwd bebas bergaul seperti bukan ODGJ. Artinya tidak hidup dipasung. Padahal, Rwd sering keluar rumah membawa senjata tajam.
"Tidak hanya satu sabit, di ranselnya ada beberapa senjata tajam," ungkap Rislam yang ikut membantu petugas melumpuhkan Rwd setelah melukai anggota Satpol PP.
Rislam mengaku pernah diserang Rwd dengan senjata tajam di persawahan, tapi berhasil dilumpuhkan. (*)
Nanang W Hartono
