Anggota DPRD Bantul Herry Fahamsyah Berhasil Perjuangkan 50 Program Usulan Masyarakat
Peran wakil rakyat sangat diperlukan untuk pembangunan melalui pokir-pokir anggota dewan.
KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Anggota DPRD Bantul Herry Fahamsyah menyatakan dirinya berhasil memperjuangkan 50 program usulan masyarakat. Ini disampaikan saat menggelar reses pertama tahun 2026 di RM Gendal Gendul Jalan Parangtritis Km 18 Patalan Jetis Bantul, Selasa (3/2/2026) malam.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut mengundang dusun binaan dari Kapanewon Pundong dan Jetis sebanyak 150 peserta. Hadir pula anggota DPRD DIY dari PAN Wildan Nafis serta perwakilan dari Totok Daryanto Center.
"Alhamdulillah malam hari ini kita menggelar reses pertama tahun 2026. Tujuan reses ini untuk menyerap aspirasi masyarakat (di daerah pemilihan masing-masing -- red) untuk dimasukkan pokok pikiran (pokir) anggota DPRD kemudian diwujudkan dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD)," kata Herry.
Selain itu, juga berguna membangun komunikasi dua arah antara anggota dewan dan warga secara santai namun strategis. Dalam kesempatan reses kali ini Herry Fahamsyah yang juga Sekretaris Komisi D DPRD Bantul tersebut menyampaikan perlunya hubungan mutualisme antara DPRD dan pemilihnya.
Peserta reses anggota DPRD Bantul Herry Fahamsyah. (istimewa)
Herry mencontohkan pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) yang berimbas pada dana PIK (Pagu Indikatif Kecamatan) dalam musrenbang kecamatan dan pengurangan Dana Desa (DD). Peran wakil rakyat sangat diperlukan untuk pembangunan melalui pokir-pokir anggota dewan.
Herry Fahamsyah menyampaikan dalam 2026 ini ada hampir 50 program kegiatan usulan masyarakat yang berhasil diperjuangkan, baik infrastruktur Bantuan Keuangan Khusus (BKK), hibah masjid, penerangan jalan maupun pelatihan yang akan dilaksanakan 2026 di dusun-dusun binaan.
'Inilah peran penting dewan memperjuangkan pembangunan di dusun sebagai antitesa politik uang," katanya.
Selain itu, juga sebagai wujud komitmen Herry Fahamsyah meneruskan dusun binaan lewat program berkelanjutan seperti janjinya saat pemilu 2024. (*)
Sariyati Wijaya
