Tujuh Pelajar SMP di Klaten Mual dan Muntah Setelah Konsumsi MBG

Menu yang sedianya untuk sesi dua langsung ditarik, tidak diberikan kepada siswa.

Tujuh Pelajar SMP di Klaten Mual dan Muntah Setelah Konsumsi MBG
petugas gabungan dari TNI, polri, dinas kesehatan dan dinas pendidikan Klaten di SMP Negeri 1 Wedi. (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Tujuh pelajar SMP Negeri 1 Wedi Kabupaten Klaten mengalami mual dan muntah setelah mengkonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (8/10/2025). Mereka langsung dilarikan ke Puskesmas Wedi. Dua siswa di antaranya dirujuk ke RSUD Bagas Waras Klaten.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10:00, tepatnya satu jam setelah siswa mengkonsumsi menu MBG  yang diantarkan oleh petugas SPPG.

"Kejadian mual-mual dan muntahnya sekitar jam 10:00. Satu jam sebelumnya tepatnya saat istirahat, menu yang dibawa oleh petugas SPPG diantar ke kelas masing-masing untuk disantap siswa. Satu jam setelah mengkonsumsi ada laporan ada siswa yang mual-mual dan muntah," kata Darmaji, Humas SMP 1 Wedi.

Darmaji menambahkan, tujuh siswa yang mual-mual dan muntah seluruhnya dari kelas IX. Sedangkan menu yang sedianya untuk sesi dua langsung ditarik, tidak diberikan kepada siswa.

Hasil lab

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, dr Hanung, belum bisa memberikan keterangan terkait kejadian tersebut.

"Belum bisa memberikan keterangan banyak karena masih menunggu hasil lab. Ini masih dugaan walaupun ada yang dilarikan ke Puskesmas dan dirujuk ke RSUD Bagas Waras," ujarnya di SMP Negeri 1 Wedi.

Dugaan sementara penyebab mual-mual dan muntah siswa SMP Negeri 1 Wedi tersebut dari bahan daging yang disajikan.

Menyusul kejadian itu, situasi di SMP Negeri 1 Wedi tampak ramai. Puluhan petugas gabungan dari TNI, Polri, Dinas Kesehatan, Korwil Pendidikan dan INAFIS Polres Klaten tiba di lokasi. Petugas INAFIS Polres Klaten juga tampak membawa sampel menu yang dikonsumsi siswa. (*)