Titiek Soeharto Serahkan Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo
Saat kunjungan ke Jawa Timur menemukan tukang becak yang sudah sepuh dan masih ngonthel. Malam itu Prabowo langsung menangis.
KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto atau akrab disapa Titiek Soeharto menyerahkan 200 unit becak listrik kepada masyarakat DIY di Museum Memorial HM Soeharto, Dusun Kemusuk Kalurahan Argomulyo Sedayu Kabupaten Bantul, Selasa (23/12/2025) sore.
Becak tersebut merupakan bantuan pribadi Presiden RI Prabowo Subianto dan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). Tampak hadir, Nanik S Deyang selaku Wakil Ketua Umum GSN dan Wakil Kepala BGN, Danrem 072/Pmk Brigjen TNI Bambang Sujarwo SH M Sos MM, Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi SIK, Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta, Wakil Ketua DPRD Bantul Titis Ajeng Ganis Mareti ST dan anggota DPRD Bantul ataupun DIY serta para pejabat terkait dari Pemda DIY, Pemkot Yogyakarta dan Pemkab Kulonprogo, Gunungkidul dan Sleman.
Becak listrik diserahkan komplet berikut charger-nya. Diserahkan pula bantuan sembako bagi para pengayuh becak. Setelah simbolis penyerahan, Titiek Soeharto kemudian mencoba naik becak keliling wilayah Kemusuk sebagai tempat kelahiran Presiden ke-2 RI,HM Soeharto yang juga ayahanda dari Titiek Soeharto.
"Becak bukan hanya alat transportasi tapi wajah dan budaya Jogja serta mendukung pariwisata," kata Titiek. Keramahan yang ditunjukan pengayuh becak menjadi daya dukung Jogja sebagai daerah tujuan wisata.
Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto mencoba naik becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto. (sariyati wijaya/koranbernas.id)
"Semoga dengan adanya becak listrik ini akan lebih meringankan pekerjaan Bapak-bapak semuanya sehingga tidak terlalu melelahkan dan tenaga juga lebih hemat. Maka hidup akan lebih nyaman," tambahnya.
Dia berpesan becak bantuan ini agar dirawat, dijaga dan semoga memberikan berkah untuk kehidupan keluarga. “Jaga kesehatan, kerja ikhlas, yang namanya rezeki bukan soal jumlahnya namun adalah soal keberkahannya. Semoga Bapak-bapak sedaya selalu diberikan kesehatan dan kelancaran pekerjaan,” kata Titiek.
“Pak becak banyak yang usia senja tapi masih semangat, masih kuat. Maka kami menghormati panjenengan semuanya," lanjut politisi Partai Gerindra tersebut.
Sementara Nanik S Deyang mengatakan ide pemberian bantuan becak listrik oleh Presiden dilakukan sejak tahun 2024 saat masih menjabat Menteri Pertahanan.
Uang pribadi
"Saat kunjungan ke daerah Jawa Timur ternyata menemukan tukang becak yang sudah sepuh dan masih ngonthel. Malam itu Pak Prabowo langsung menangis. Indonesia sudah merdeka sekian lama ternyata masih banyak masyarakat yang harus mencari uang di usia yang senja dan masih mengeluarkan banyak tenaga. Malam itu juga Pak Prabowo langsung menggambar becak listrik dan agar dibuat dalam jumlah besar. Ini uang pribadi Pak Prabowo bukan memakai uang negara. Tiap unit harganya Rp 22 juta," kata Nanik.
Pembuatan dilakukan di PT Pindad. Seluruh Indonesia sudah terdistribusi 6 ribu unit dan sedang produksi 70 ribu unit hingga tahun 2028. Dana yang dikeluarkan Rp 1,5 triliun.
Dalam sambutanya Aris Suharyanta mengatakan Yogyakarta adalah kota budaya sehingga transportasi besok masih ada dan ini disukai oleh wisatawan baik dari luar DIY maupun DIY sendiri.
Wakil Ketua DPRD DIY, Budi Waljiman, mengatakan selain dari Presiden yang juga sudah diserahkan dari PT KAI sejumlah 50 unit dan dari Dana Keistimewaan (Danais) juga 50 unit. "Untuk se-DIY jumlah becak pada kisaran 2.600 unit," katanya. (*)
Sariyati Wijaya
