Tiga Tantangan Mewujudkan Indonesia Emas 2045
Seminar nasional ini diprakarsai oleh peserta Lemhannas RI PPRA LXVI di Gedung Dwi Warna Lemhannas RI Jakarta.
KORANBERNAS.ID, JAKARTA -- Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, bangsa Indonesia menghadapi tantangan global, regional dan nasional. Terdapat tiga tantangan.
Menghadapi tantangan itu dibutuhkan Green Leadership atau kepemimpinan hijau. Yakni kemampuan seorang pemimpin untuk membuat kebijakan yang pro-lingkungan dan mempengaruhi orang lain pada organisasi untuk mendukung kebijakan tersebut.
Green leadership juga bisa diartikan sebagai kemampuan untuk menggerakkan orang dan memobilisasi organisasi untuk mewujudkan visi keberlanjutan ekologis jangka panjang.
Demikian resume dari Seminar Nasional bertema Akselerasi Transformasi Green Leadership bagi Generasi Muda Guna Mewujudkan Indonesia Emas 2045. Seminar nasional ini diprakarsai oleh peserta Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXVI di Gedung Dwi Warna Lemhannas RI Jakarta, Selasa (20/8/2024).
Foto bersama Gubernur Lemhannas RI dengan narasumber, panitia dan peserta Seminar Nasional Lemhannas PPRA 66. (istimewa)
Resume seminar nasional disampaikan oleh Ketua Tim Perumus dan Pembahas Prof Dr Adhi Iman Sulaiman SIP M Si yang juga dosen Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dan Kolonel Arhanud Blasius Popylus SIP M Hi.
Sebelumnya, sambutan kegiatan disampaikan Ketua Panitia Semnas Prof Dr Hj Zumrotul Mukaffa M Ag dan pemaparan naskah oleh Ketua Senat PPRA 66 yaitu Kombes Jefri Ronald Parulian Siagian SIK MH dan Wakil Ketua Senat Kolonel Penerbang Budi Susilo SE M Han MM.
Tampil sebagai Keynote Speaker pada seminar itu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan. Narasumber lainnya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Dr H Sandiaga Salahuddin Uno BBA MBA serta Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia Sudaryono B Eng MM MBA.
Kemudian, British Ambassador to Indonesia and Timor Leste, Dominic Jermey CVO OBE. Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam, Bappenas Vivi Yulaswati dan Wakil Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga Prof Dr H Suparto Wijoyo SH M Hum CSSL.
Sedangkan peserta seminar dari kalangan Lemhannas terdiri Plt Gubernur Lemhannas RI Letjen TNI Eko Margiyono, Sekretaris Utama (Sestama) Lemhannas RI Komjen Pol Drs R Z Panca Putra S MSi, Tenaga Ahli Pengkaji (Taji), Tenaga Profesional (Taprof) dan Tenaga Pengajar (Tajar) serta tamu undangan.
Surplus demografi
Adapun karektristrik Green Leadership khususnya bagi generasi muda Indonesia yang memiliki surplus demografi Gen milenial 25,87 persen atau 69,38 juta jiwa dan Gen-Z 27,94 persen atau 74,93 juta jiwa, yaitu kepedulian dan dukungan terhadap environmental (lingkungan), performance (kinerja), knowledge (pengetahuan), sustainable (berkelanjutan) dan capability (kemampuan).
Selanjutnya, management (pengelolaan), research (penelitian), innovation (inovasi), production (produksi) dan adaptive (adaptif). "Karakteristik tersebut sebagai modal dasar untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara agraris yang memiliki potensi sumber daya yang luar biasa dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, kehutanan, peternakan, dan pariwisata yang mengandalkan keasrian, keindahan dan keaslian alam seperti ekowisata, agrowisata dan eduwisata," ujar Prof Adi Iman.
Dia menegaskan, dibutuhkan Green Leadership untuk menghadapi tentangan permasalahan tersebut. Ada empat faktor yang mempengaruhi transformasi green leadership bagi generasi muda. Pertama, faktor instrinsik (motivasi) dan ekstrinsik (inpirasi) serta suri tauladan atau contoh baik tentang Green Leadership.
Kedua, kebijakan dan kurikulum pendidikan serta pemberdayaan masyarakat untuk membentuk karakter Green Leadership. Ketiga, pemanfaatan potensi sumber daya kekayaan alam khususnya ekonomi hijau dan energi baru terbarukan. Keempat, konsistensi Reward and Punishment kebijakan perlindungan pelestarian lingkungan serta pencegahan kerusakan lingkungan. (*)