Tampil di Komunika Music, Ujung Utara Band Meluncurkan Single "Takkan Hilang"
Syarat bisa tampil di Komunika Music adalah punya karya original.
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Sebuah band bernama UJUNG UTARA meluncurkan single berjudul Takkan Hilang dalam acara Komunika Music gelaran Ferry Coboi Enterprise, Rabu (5/11/2025) malam, di XT Cafe dan Resto Yogyakarta. Lagu ini selanjutnya bisa dinikmati di kanal youtube.
UJUNG UTARA band yang beranggotakan Budi dan Sandhi (guitar), Nazz (bass), Fahmi (vocal) dan Penta (drum) tampil memukau di depan penonton saat membawakan single ciptaan Penta tersebut. Peluncuran ini tepat satu tahun setelah rilis single terakhir mereka berjudul Musuh pada penghujung tahun 2024.
"Takkan Hilang menceritakan tentang mengenang seseorang yang pernah hadir dalam diri kita. Yang pesan-pesannya selalu kita bawa walaupun orangnya sudah tidak ada," kata Fahmi.
Penta menambahkan, lagu ini adalah single kedua dan telah dia tulis sejak pertengahan 2024. "Lagu yang ditulis ini sebagai suatu penghargaan tertinggi untuk semua yang telah berkorban, berjuang dan berbuat banyak untuk diri kita dan semua yang hidup di muka bumi ini. Lagu ini sebagai persiapan untuk kita yang belum pernah kehilangan," katanya.
Tahun berikutnya
Lagu tersebut diproduksi Abel Recording Studio dan Rumah Tua Record. Drum sudah lebih dulu direkam sejak 2024, instrumen lainnya menyusul satu tahun setelahnya. Single ini disiapkan akhir tahun (November 2025) sebagai starting point menuju full album tahun berikutnya.
Doris Simamorang selaku finance didampingi Christina Riri sebagai Direktur Utama Ferry Coboi Enterprise mengatakan Komunika Music digelar setiap Rabu malam di XT Cafe dan Resto Yogyakarta.
"Ini adalah minggu ke-10 yang sudah kami helat dan setiap minggunya tampil sekitar tiga sampai empat band yang ada di Yogyakarta," kata Doris.
Menurutnya, Komunika Music sebelumnya digelar di Jakarta dan saat ini pindah ke Yogyakarta sebagai kota kedua.
Dukungan penuh
"Kami melihat bahwa Yogyakarta merupakan kota seni dan budaya. Banyak talenta pemusik yang karya-karyanya layak diapresiasi dan diberikan panggung untuk tampil. Untuk acara Komunikasi Music ini kami memberikan dukungan secara penuh artinya tidak ada biaya yang harus dikeluarkan oleh band-band yang tampil," kata Doris.
Sejauh ini berdasarkan data dari hasil mereka 'gerilya" di Yogyakarta terdapat 200-an band yang telah memiliki karya sendiri. "Syarat bisa tampil di Komunika Music adalah punya karya original," kata Doris.
Adapun genre musik meliputi semuanya. “Yang pernah tampil ada pop, dangdut, keroncong hingga rock,” katanya. (*)
Sariyati Wijaya
