Talk Show Pasar Bela Negara Sleman ke-25 Angkat Kemandirian Perempuan
Kegiatan ini diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sleman.
KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Upaya memperkuat peran perempuan dalam pembangunan terus digencarkan. Melalui berbagai program strategis, perempuan didorong tampil sebagai motor penggerak perubahan, mulai dari bidang politik, hukum hingga ekonomi produktif.
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman, Anik Widaryanti, menyampaikan pentingnya peningkatan kapasitas perempuan agar mampu berdaya dan mandiri. Hal tersebut disampaikan dalam talk show Pasar Bela Negara Sleman edisi ke-25 yang digelar, Jumat (17/4/2026).
“Melalui inovasi pusat pembelajaran perempuan, kami ingin menciptakan ruang yang menyenangkan dan inklusif, di mana perempuan merasa riang dalam menggapai harapan. Perempuan harus berani menjadi motivator, berani berbicara, serta aktif berpartisipasi dalam politik, melek hukum dan peduli terhadap lingkungan, termasuk persoalan sampah,” kata Anik.
Menurutnya, pemberdayaan perempuan tidak hanya berhenti pada peningkatan kapasitas individu, tetapi juga harus menyentuh aspek ekonomi. Salah satu program unggulan yang dikembangkan adalah Desa Prima (Perempuan Indonesia Maju Mandiri), yakni program pemberdayaan perempuan berbasis ekonomi produktif.
Kelompok usaha
Program Desa Prima diinisiasi pemerintah dan dikembangkan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta termasuk Kabupaten Sleman. Program ini menyasar kelompok perempuan rentan melalui pembentukan kelompok usaha, pelatihan keterampilan, serta pemberian hibah modal usaha.
“Untuk wilayah Sleman, percontohan Desa Prima telah dilaksanakan di Kalurahan Wedomartani dan Pandowoharjo. Harapannya, program ini mampu mengurangi angka kemiskinan sekaligus menekan kesenjangan gender,” tambah Anik.
Sementara itu, kegiatan Pasar Bela Negara Sleman yang menjadi wadah talk show tersebut rutin digelar setiap Jumat pagi di Lapangan Pemda Sleman. Kegiatan ini diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sleman bekerja sama dengan Carya Budhi Chantya.
Pasar Bela Negara tidak hanya menjadi ruang interaksi ekonomi masyarakat melalui penjualan makanan tradisional, tetapi juga diisi hiburan musik, layanan perizinan gratis, outbound bela negara serta edukasi kebangsaan melalui talk show.
Dengan berbagai program dan kegiatan tersebut, diharapkan perempuan semakin berdaya dan mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa. Semangat Perempuan Berdaya, Indonesia Maju pun diharapkan dapat terwujud secara nyata di tengah masyarakat. (*)
Nila Hastuti
