Sumber Baru Group Bidik 10 Persen Pasar Motor Listrik DIY, Sleman Jadi Episentrum

Sumber Baru Group optimistis kuasai 10 persen pasar motor listrik di DIY lewat Indomobil Expo Pakuwon Mall, andalkan efisiensi biaya operasional hingga 70 persen

Sumber Baru Group Bidik 10 Persen Pasar Motor Listrik DIY, Sleman Jadi Episentrum
Penyerahan unit sepeda motor Q

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA—Jaringan diler otomotif terbesar di DIY, Sumber Baru Group, memasang target agresif dalam transisi kendaraan ramah lingkungan di wilayah lokal. Memanfaatkan momentum gelaran Indomobil Expo di Pakuwon Mall Jogja, mereka optimistis mampu menguasai ceruk pasar roda dua berbasis baterai yang kini tengah tumbuh pesat, didorong oleh efisiensi biaya operasional yang sangat tinggi bagi konsumen.

​President Director Sumber Baru Group, Hendra Kurniawan, menyatakan bahwa pihaknya membidik angka penjualan yang signifikan untuk menopang volume pasar di Yogyakarta.

Kami menargetkan penjualan mampu berkontribusi sekitar 10 persen dari total penjualan sepeda motor di DIY. Jumlah tersebut berarti kurang lebih sekitar 600 unit per bulan yang siap kami pasok ke masyarakat, ujar Hendra di sela-sela pameran di Pakuwon Mall.

​Sikap optimistis ini bukan tanpa dasar. Hendra menilai arah kebijakan pemerintah pusat maupun daerah sudah sangat solid dalam mendorong peralihan ke kendaraan listrik, terutama sebagai langkah strategis untuk menekan beban subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM). Kebijakan ini disambut baik oleh kesiapan infrastruktur di lapangan.

​Sleman Pasar Terbesar, Efisiensi Hingga 70 Persen

​Berdasarkan data internal pemetaan pasar Sumber Baru Group, Kabupaten Sleman saat ini merajai serapan pasar sepeda motor listrik di wilayah DIY. Tingginya minat masyarakat di kawasan tersebut dinilai linier dengan kesiapan fasilitas pendukung.

Di DIY sendiri, pasar terbesar untuk sepeda motor listrik adalah Kabupaten Sleman. Pertumbuhan pasar yang masif di sana sangat dipengaruhi oleh kesiapan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang terus disiapkan dan diperluas oleh pemerintah, jelas Hendra.

​Selain didukung faktor regulasi dan infrastruktur, Hendra menekankan bahwa daya tarik utama motor listrik terletak pada kalkulasi ekonomi konsumen yang sangat menguntungkan. Karakteristik konsumen Yogyakarta yang terkenal cermat dan kalkulatif dalam pengeluaran bulanan menjadi peluang besar bagi produk ini.

Sepeda motor listrik menawarkan banyak kelebihan, terutama menyangkut efisiensi riil bagi pemiliknya. Coba bandingkan, pajak tahunan sepeda motor listrik itu murah sekali, hanya sekitar Rp35.000. Sementara pajak tahunan sepeda motor konvensional berbahan bakar minyak bisa mencapai ratusan ribu rupiah per tahun, paparnya.

​Keuntungan finansial tersebut masih ditambah dengan minimnya biaya perawatan berkala. Berbeda dengan motor konvensional yang membutuhkan penggantian oli, servis mesin rumit, dan komponen bergerak lainnya secara rutin, motor listrik jauh lebih praktis dan minim suku cadang habis pakai.

Biaya operasional jauh lebih murah karena motor BBM membutuhkan biaya perawatan yang tinggi. Jika dihitung secara akumulatif, rata-rata motor listrik ini lebih hemat hingga 70 persen dibandingkan sepeda motor BBM. Ini keuntungan ganda bagi konsumen: kantong jauh lebih hemat, dan lingkungan tetap terjaga bersih,” tegas Hendra.

​Solusi Daya Rumah Rendah dan Kredit Baterai

​Langkah agresif Sumber Baru Group di level regional didukung penuh oleh kesiapan teknologi dari pihak manufaktur. CEO PT Indomobil Emotor Internasional, Pius Wirawan, memastikan ketersediaan pasokan produk yang tangguh dan ramah dengan kondisi riil masyarakat Indonesia, termasuk urusan daya listrik rumah tangga.

Banyak calon konsumen yang khawatir listrik rumah mereka berdaya 900 watt atau 1.100 watt akan langsung padam saat mengisi daya. Kami pastikan, dengan inovasi charger yang hanya menarik daya 350 watt, pengisian bisa dilakukan dengan aman di malam hari selama 4 hingga 6 jam. Besok pagi motor sudah siap digunakan sejauh puluhan kilometer, kata Pius.

​​Yogyakarta sendiri saat ini menempati peringkat keenam secara nasional sebagai daerah dengan tingkat kesadaran kendaraan listrik tertinggi di Indonesia. Dengan sinergi kuat antara kesiapan produk Indomobil dan agresivitas jaringan diler Sumber Baru Group, pasar DIY diyakini akan menjadi salah satu roda penggerak utama pertumbuhan kendaraan listrik di tanah air.  (*)