Stipram Menerima Mahasiswa Baru, Program KIP Dibuka hingga September

Mahasiswa baru Stipram berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Stipram Menerima Mahasiswa Baru, Program KIP Dibuka hingga September
Mahasiswa baru STIPRAM Yogyakarta sedang melakukan kegiatan pengenalan kampus. (muhammad zukhronnee muslim/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (STIPRAM) Yogyakarta resmi menerima sebanyak 460 mahasiswa baru pada tahun akademik 2024/2025. Jumlah tersebut terdiri atas 299 mahasiswa program Sarjana (S1) dan 161 mahasiswa program Diploma III (D3).

Ketua STIPRAM, Suhendroyono, menyampaikan capaian ini mengalami peningkatan tipis dibandingkan tahun sebelumnya. “Alhamdulillah, ada kenaikan sekitar 5 persen. Memang belum signifikan, tapi ini menjadi langkah baik untuk STIPRAM di tengah persaingan pendidikan tinggi,” ujarnya, Sabtu (30/8/2025).

Suhendroyono menambahkan, mahasiswa baru STIPRAM berasal dari berbagai daerah di Indonesia. “Pendaftar kita dari Sabang sampai Merauke. Ada dari Aceh, Kalimantan Timur, hingga Papua. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap STIPRAM semakin luas,” jelasnya.

Selain jalur reguler, STIPRAM juga masih membuka kesempatan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah hingga pertengahan September 2024. Saat ini, sudah ada 27 mahasiswa yang diterima melalui program tersebut.

Uang saku

“KIP ini memberikan pembebasan biaya kuliah penuh hingga lulus, bahkan mahasiswa juga mendapat uang saku sebesar Rp 800 ribu per bulan,” terang Suhendroyono.

Sementara itu, Dr Moch Nur Syamsu S Pt M Par CHE CGSP selaku Wakil Ketua I Bidang Akademik STIPRAM menyatakan peningkatan jumlah mahasiswa baru turut dipengaruhi oleh pengakuan nasional maupun internasional terhadap kampus pariwisata ini.

“STIPRAM kembali meraih peringkat pertama dalam Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya dalam kerja sama dengan mitra industri. Kami juga menjadi satu-satunya kampus pariwisata yang konsisten menyelenggarakan KKN Internasional di luar negeri,” ujar Nur Syamsu.

Dia menambahkan, prestasi tersebut memberi nilai tambah bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja. Kolaborasi dengan berbagai mitra, baik akademik maupun industri, membuka ruang praktik yang lebih luas.

Luar negeri

"Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga berkesempatan terjun langsung di industri pariwisata, baik di dalam maupun luar negeri,” tambahnya.

Pihak kampus berharap penerimaan mahasiswa baru tahun ini dapat terus mendongkrak daya saing STIPRAM di kancah nasional maupun internasional. “Kami ingin STIPRAM menjadi pusat unggulan pendidikan pariwisata yang melahirkan SDM profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global,” harapnya. (*)