Minggu, 09 Mei 2021,


sekeluarga-belum-makan-ikan-sejak-tiga-bulan-terakhirArif Sugiyanto didampingi anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kebumen menyerahkan bantuan ikan tahap pertama. (istimewa)


Nanang W Hartono
Sekeluarga Belum Makan Ikan Sejak Tiga Bulan Terakhir

SHARE

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN--Ikan masih menjadi barang yang mahal bagi sebagian masyarakat di Kabupaten Kebumen. Salah satu buktinya, ada satu keluarga yang terakhir makan ikan sepekan lalu. Bahkan, ada keluarga lainnya yang belum melihat menu ikan di rumahnya dalam 3 bulan terakhir.


Hal itu terungkap saat penyerahan secara simbolis bantuan sosial ikan kepada 1.117 keluarga miskin di Kabupaten Kebumen, Kamis (22/4/2021). Bantuan bersumber dari APBD Kabupaten Kebumen tahun anggaran 2021. Tiap keluarga penerima manfaat, mendapatkan jatah 7 kg ikan segar jenis lele dan ikan olahan.


Seorang penerima bantuan warga Kelurahan Panjer, Kecamatan Kebumen, kepada Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, mengaku terakhir kali membeli lele untuk keluarganya 3 bulan silam.

Agak berbeda dengan pengakuan Hasanudin, warga Desa Gemeksekti, Kecamatan Kebumen, dan Bayu warga Panjer. Mereka mengatakan cukup sering membeli lele. Ikan lele menurut mereka, untuk mencukupi gizi anak-anak dan cucu.


“Kadang membeli lele atau belut untuk cucu,” kata Bayu.


Arif Sugiyanto prihatin, konsumsi ikan per kapita warga Kebumen masih 22 kg per orang per tahun. Jauh di bawah konsumsi perkapita Provinsi Jateng sebesar 32,54 kg, apalagi nasional yang sudah menjadi mencapai 50,43 kg.


Masyarakat diharapkan dapat membiasakan mengonsumsi ikan. Sebab nutrisi ikan sangat baik untuk pertumbuhan anak. Kebiasaan makan ikan, selain untuk meningkatkan gizi keluarga, juga meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pembudidaya ikan di Kebumen.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kebumen Anna Ratnawati mengatakan, daftar keluarga miskin yang menerima bantuan ikan berasal dari Data Tetap Kesejahteraan Sosial (DTKS), dengan ketentuan di daftar tersebut ada ibu menyusui dan anak anak. Dari 1.500 keluarga miskin, ada 1.117 keluarga yang memenuhi syarat penerima bantuan ikan.

Sedangkan ikan lele yang sumbangkan, merupakan hasil budidaya petani lokal Kebumen. Demikian pula ikan olahannya.

Tiap keluarga menerima 7 kg, yang diserahkan dalam 3 tahap. Tahap pertama sebanyak 3 kg yang diserahkan periode April 2021. Tahap kedua dan ketiga masing masing 2 kg.

Dinas Kelautan dan Perikanan Kebumen, membeli ikan dari pembudidaya lele dengan harga Rp 22.000 per kg. Harga ini, jauh di atas harga lele di tingkat pembudidaya yang seharusnya hanya Rp 16.000 per kg. (*)

 

 

 



SHARE


'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini