Sedang Tidur, Seorang Pria Dibunuh di Rumahnya
KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Seorang pria berinisial TYR (36 tahun), warga Kaliurang, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul meninggal diduga dibunuh orang tidak dikenal di rumahnya pada Rabu (24/2/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hadiyanto mengatakan, kejadian bermula sewaktu korban dan istrinya Ria Pradita Sari (34 tahun) dan anaknya yang masih balita tidur di ruang tengah. Setelah itu tiba-tiba ada yang membuka pintu belakang 1 ( satu ) orang dan pelaku menggunakan penutup muka (Sebo) dan langsung mengayunkan senjata jenis parang kepada korban yang masih tertidur.
Istri korban sempat menangkis ayunan parang pelaku dan mengenai 3 jari tengah. Ayunan parang juga mengenai korban di bagian wajah, perut dan jari. Setelah pelaku berhasil membacok korban, langsung melarikan diri keluar rumah.
Istri korban langsung berteriak meminta pertolongan, sehingga warga berdatangan. Sebagian melapor ke pihak kepolisian dan sebagian melarikan korban ke RS Sakit Mitra Sehat Gamping. Namun nyawa TYR tidak berhasil diselamatkan.
Mendapat laporan tersebut, petugas langsung ke lokasi dan tim inafis dipimpin Aiptu Purwanto melakukan olah TKP. Nampak hadir Kapolres Bantul, AKBP Bayu Puji Hariyanto, MH., Kapolsek Sedayu AKP Slamet Subiyantoro SH, Kasat Reskrim Polres Bantul Achmad Mirza S.Trk SIK dan petugas lainya.
Dokter Fitri dari Puskesmas Sedayu 1 menjelaskan, korban mengalami luka di bagian wajah dengan luka sayatan sepanjang 10 centimeter , Di perut sampai ke paha sepanjang 20 centimeter dengan kedalaman 10 centimeter. Lalu luka dibagian ibu jari tangan kanan sepanjang 4 centimeter. Korban juga mengalami pendarahan di perut sehingga menyebabkan meninggal dunia.
“Berdasarkan keterangan istri, tidak ada barang berharga yang dibawa,” kata Iptu Rita.
Adapun jumlah pelaku diperkirakan dua orang. Pelaku datang dari arah timur rumah korban dan salah satu masuk rumah. Sementara pelaku satunya menunggu di atas motor sebelah barat rumah korban. Pelaku bisa masuk ke rumah tersebut karena memang tidak dikunci. HIngga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan data. (*)
Sariyati Wijaya
