Ratusan Orang Mengikuti Donor Darah Lailatul Qadar Gelaran Muhammadiyah Bantul

Setetes darah dan 300 mililiter darah yang diambil dari tubuh pendonor maka bisa menghidupi manusia lain. 

Ratusan Orang Mengikuti Donor Darah Lailatul Qadar Gelaran Muhammadiyah Bantul
Kegiatan donor darah Lailatul Qadar gelaran MPKS PDM Bantul. (sariyati wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bantul Agus Budi Raharjo M Kes membuka  acara sosial Donor Darah Lailatul Qadar yang diselenggarakan Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bantul di Balai Kalurahan Pendowoharjo Jalan Bantul Km 8,5, Kamis (20/3/2025) malam.

Acara yang diikuti ratusan orang ini mengambil tema menolong sesama di bulan mulia, langkah nyata menggapai takwa.

Tampak hadir Arba Riksawan Qomaru SE selaku Ketua  Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bantul, Abdul Muchsin S Sos (Ketua MPKS PDM Kabupaten Bantul) Hartini MM (Panewu Sewon), H Hilmi Hakimudin S Pdi (Lurah Pendowoharjo), Arkham Haibar S.Pd Lurah Timbulharjo, dr Gandung Bambang Hermanto selaku Kapala Unit PMI Kabupaten Bantul serta dari Himpunan Disabilitas Muhammadiyah (Hidimu) Kabupaten Bantul.

Abdul Muhsin menyampaikan kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun di bulan Ramadan. "Ini adalah kerja kolaboratif  antara MPKS PDM Kabupaten Bantul, Kokam, RS PKU Muhammadiyah, Lazismu,PCM dan PRM serta PMI Bantul," katanya.

Penyerahan paket Ramadan kepada pengemudi ambulanMu. (sariyati wijaya/koranbernas.id)

Ramadan 1446 H tahun ini adalah pelaksanaan ketujuh. Arba Riksawan Qomaru mengatakan mereka rutin menggelar acara donor darah sebagai wujud kepedulian kepada sesama dan menguatkan nilai kemanusiaan.

“Ini adalah kegiatan tahun ketujuh dan dilaksanakan pada malam 21 Ramadan. Lailatul Qodar adalah malam yang lebih baik dari malam seribu bulan. Semoga kegiatan ini pahalanya dilipatgandakan walaupun tidak pernah tahu lailatul qadar jatuhnya di malam apa," katanya.

Dia menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua relawan yang sudah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Agus Budi Raharjo yang juga Ketua PMI Kabupaten Bantul mengatakan dipilih malam 21 Ramadan untuk kegiatan donor darah walau semua  tidak bisa menebak lailatul Qadar jatuh malam apa.

Tamu undangan dan peserta donor darah. (sariyati wijaya/koranbernas.id)

"Pemerintah Kabupaten Bantul menyampaikan apresiasi kepada PDM Bantul dan jajaran yang rutin melakukan kegiatan kemanusiaan luar biasa dan merupakan implementasi perintah Allah SWT dalam surat Al Maidah ayat 32 yang artinya Barang siapa yang memelihara kehidupan seorang manusia maka seolah olah ia memelihara kehidupan seluruh manusia," urai Sekda.

Setetes darah dan 300 mililiter darah yang diambil dari tubuh pendonor maka bisa menghidupi manusia lain. "Keberlangsungan kegiatan ini sangatlah mulia. Mudah mudahan tidak hanya memotivasi PDM Bantul namun seluruh organisasi kemasyarakatan atau organisasi bisnis dan swasta bisa semua ikut kegiatan seperti ini,” katanya.

"Darah selalu dibutuhkan walau kita sudah hati-hati bisa terkena penyakit atau halangan misal kecelakaan. Apalagi Bulan Ramadan banyak ibadah dan amal baik harus ditingkatkan termasuk zakat. Zakat tidak harus uang, apalagi saat ini darah sangat penting bagi kehidupan karena tidak bisa hidup tanpa darah. Saya yakin dicatat amal baik yang luar biasa," lanjut Sekda.

Selain donor darah diserahkan juga paket Ramadan kepada 50 pengemudi AmbulanMu. (*)