Pertamuda Seed and Scale 2025 Jadi Ajang Inovasi Energi Masa Depan
Masa depan energi nasional tumbuh dari ruang-ruang akademik dan ide-ide kreatif mahasiswa.
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Di tengah tantangan global menuju transisi energi hijau, Pertamina menunjukkan komitmennya membangun ekosistem inovasi energi berkelanjutan melalui program Pertamuda Seed and Scale 2025.
Ajang tahunan ini kembali melahirkan para inovator muda dari berbagai kampus di Indonesia, menegaskan bahwa masa depan energi nasional tumbuh dari ruang-ruang akademik dan ide-ide kreatif mahasiswa. Tahun ini, delapan perguruan tinggi berhasil menempatkan perwakilannya di Top 3 Pertamuda Seed and Scale 2025 dalam tiga kategori utama meliputi EarlyStage Startup, Energy Optimization dan Energy Future.
Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi kampus dengan dua wakil, sementara Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sebelas Maret (UNS), Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Soedirman (UNSOED), Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Airlangga (UNAIR) masing-masing menyumbang satu inovator terbaik.
Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek, Fauzan Adziman, mengungkapkan kekuatan para inovator muda tidak hanya terletak pada kemampuan teknis, tetapi juga dalam membangun cerita di balik inovasinya.
Menguatkan nilai
“Membangun narasi dari sebuah brand, baik berupa produk maupun teknologi, menjadi sangat penting. STORY, Step by step, Target oriented, Open minded, Realistic and You adalah kunci untuk menguatkan nilai sebuah inovasi,” ujar Fauzan, Kamis (30/102205).
Program seperti Pertamuda kali ini menjadi jembatan penting antara dunia akademik, industri dan pemerintah. “Kami mendukung penuh kolaborasi yang dibangun Pertamina. Ini contoh konkret bagaimana sektor energi dapat menjadi katalis pengembangan SDM unggul dan riset aplikatif di kampus,” tambahnya.
Tahun 2025 menjadi tonggak perjalanan lima tahun Pertamuda, dengan tema Igniting 5 Years of Impact dan semangat Empowering Indonesia’s Sustainable Future. Bagi Pertamina, ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan laboratorium ide tempat lahirnya solusi energi berkelanjutan.
VP Stakeholder Relation Management Pertamina, Rifky Rakhman Yusuf, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/10/2025), mengatakan Pertamuda kini menjadi katalisator bagi munculnya wirausahawan energi muda yang membawa dampak sosial nyata.
Menjadi solusi
“Pertamuda telah membuktikan bahwa ide mahasiswa bisa menjadi solusi bagi kebutuhan energi dan kesejahteraan masyarakat. Ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan panjang para inovator untuk menciptakan terobosan baru,” ujar Rifky.
Lebih lanjut, Rifky menegaskan bahwa semangat inovasi ini sejalan dengan program Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya dalam akselerasi ketahanan energi nasional.
“Pertamina berperan aktif memperkuat ekosistem inovasi agar Indonesia tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen ide-ide energi masa depan,” jelasnya.
Melalui Pertamuda, Pertamina secara berkelanjutan menanamkan semangat entrepreneurial mindset di kalangan mahasiswa. Di sisi lain, kehadiran kampus sebagai pusat riset dan ide mendorong terbentuknya ekosistem inovasi energi yang kokoh.
“Kami berharap Pertamuda menjadi ruang bagi generasi muda untuk tidak takut gagal. Setiap ide memiliki potensi besar bila diarahkan dan dikembangkan dengan semangat kolaboratif,” kata Rifky. (*)
Yvesta Putu Ayu Palupi
