Pertama Kali Indonesia Punya Tim Medis Darurat Berstandar WHO
EMT Muhammadiyah sebagai tim ke-16 di dunia yang mendapat pengakuan global.
KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Sejarah baru terukir. Indonesia akhirnya mempunyai Emergency Medical Team (EMT) berstandar internasional pertama setelah Muhammadiyah berhasil melewati verifikasi ketat World Health Organization (WHO). Pencapaian ini menempatkan EMT Muhammadiyah sebagai tim ke-16 di dunia yang mendapat pengakuan global.
Confirmation Letter EMT Global Classification diserahkan langsung oleh Roy Anthony Cosico dari EMT Secretariat WHO HQ kepada EMT Muhammadiyah di Aula Masjid KH. Sudja', PKU Muhammadiyah Gamping Sleman, Minggu (19/10/2025). Penyerahan sertifikat secara simbolis ini menandai berakhirnya perjalanan panjang sejak 2017.
"Sertifikasi yang kita peroleh hari ini sangat penting karena mencakup tiga aspek utama, yakni komitmen, mindset dan motivasi, serta keterampilan teknis," ujar Syafiq A Mughni, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Menurut dia, jalan menuju verifikasi WHO bukanlah proses mudah. EMT Muhammadiyah harus menjalani tahap pre-verification pada 9-10 Juli 2025 di Yogyakarta dengan pendampingan teknis dari dua lembaga Jerman: Robert Koch Institute (RKI) dan International Search and Rescue (ISAR) Germany.
Standar internasional
Evaluasi ketat tersebut menjadi penentu kelayakan EMT Muhammadiyah untuk mengikuti verifikasi akhir. Hasilnya, tim medis besutan organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia ini dinyatakan memenuhi standar internasional WHO.
Syafiq menegaskan bahwa momentum bersejarah ini merupakan bukti nyata pelaksanaan program prioritas Muhammadiyah periode 2022-2027, yaitu memperluas dan melembagakan internasionalisasi dalam misi dakwah dan tajdid yang rahmatan lil-'alamin.
"Melalui komitmen dan kemampuan teknis yang didukung pengalaman lapangan, kami akan terus memberikan yang terbaik bagi kemanusiaan dan kesejahteraan bangsa," tegasnya.
Senada, dr Agus Taufiqurrahman, Ketua PP Muhammadiyah, berharap kiprah organisasi ke depan dapat semakin diperkuat.
Proses panjang
"Setelah melalui perjalanan panjang, Muhammadiyah dalam peran kemanusiaan global berhasil melakukan segala proses verifikasi WHO sehingga Muhammadiyah secara resmi memiliki medical team yang terverifikasi untuk pertama kalinya di Indonesia, nomor ke-16 di internasional," jelasnya.
Muhammadiyah menegaskan komitmennya sebagai organisasi kemanusiaan global yang profesional, berbasis nilai-nilai Islam, dan siap berkontribusi dalam misi penanggulangan bencana dan krisis kesehatan, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Verifikasi WHO membuka pintu lebar bagi EMT Muhammadiyah untuk terlibat dalam respons darurat kesehatan skala global, sekaligus mempertegas posisi Indonesia di panggung kemanusiaan internasional. (*)
Muhammad Zukhronnee Muslim
