Pengurus FPPI Klaten Dilantik, Bupati Dorong Perempuan Jadi Subyek Pembangunan
Saatnya perempuan setara dengan laki-laki tetapi tidak untuk menyaingi laki-laki.
KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mendorong perempuan menjadi subyek pembangunan, bukan hanya sekadar obyek saja. Keberadaan Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) sebagai organisasi modern bermanfaat untuk memadukan gerakan sosial, pemberdayaan ekonomi, penguatan kapasitas hingga advokasi kebijakan.
"FPPI Kabupaten Klaten merupakan wadah untuk menyatukan gerakan perempuan dalam satu barisan yang solid, sistematis dan berorientasi ke depan," kata bupati dalam sambutan tertulisnya dibacakan Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3APPKB) Klaten, Yunanto Sinung Nugroho, pada acara pelantikan Pengurus FPPI Kabupaten Klaten periode 2025-2030 di Desa Pokak Kecamatan Ceper Klaten, Kamis (27/11/2025).
Bupati menambahkan, FPPI menjadi energi baru yang dapat mempercepat kemajuan daerah. “Kita mengetahui, kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan pembangunan fisik/infrastruktur saja, namun lebih dari itu sumber daya manusia berkualitas, terdidik, sehat serta produktif adalah kunci utama sebuah Pembangunan,” tambahnya.
Mantan Ketua DPRD itu berharap FPPI Klaten berperan untuk penguatan kapasitas perempuan, memperluas ruang partisipasi perempuan, advokasi perlindungan perempuan dan anak.
Sekretaris Dinsos P3APPKB Klaten, Yunanto Sinung Nugroho, membacakan sambutan bupati. (masal gurusinga/koranbernas.id)
“Masalah perempuan dan anak masih menjadi tantangan serius di Kabupaten Klaten dan penguatan ekonomi kerakyatan perempuan. Sebagian pelaku UMKM di Kabupaten Klaten dikelola Perempuan,” ungkapnya.
Pelantikan dan pengukuhan pengurus DPC FPPI Kabupaten Klaten periode 2025-2030 dipimpin Ketua DPD FPPI Jawa Tengah Hj Rugayawati. Hadir Ketua TP PKK Kabupaten Klaten Ny Fahrani Hamenang, Sekretaris Dinsos P3APPKB Klaten Yunanto Sinung Nugroho, Camat Ceper Supardiyono, Koramil dan Polsek Ceper.
Sementara itu, Ketua DPRD FPPI Jawa Tengah Hj Rugayawati menyampaikan FPPI didirikan oleh perempuan untuk perempuan dan untuk kesejahteraan perempuan Indonesia, khususnya di Kabupaten Klaten.
"Insya Allah, FPPI Kabupaten Klaten bisa menjadi mitra TP PKK. Untuk memberdayakan perempuan di Klaten di segala bidang kehidupan. Tidak hanya pendidikan, sosial dan pariwisata, misalnya di pariwisata perlu ditingkatkan dan diberdayakan lagi, monggo perempuan-perempuan dan UMKM yang ada di Kabupaten Klaten sehingga mampu mewarnai Kabupaten Klaten untuk tampil di ranah regional, nasional maupun internasional," ujarnya.
Pameran di Belanda
Tahun depan, kata Rugayawati, FPPI akan mengadakan pameran di Belanda. Dia berharap ada potensi unggulan Kabupaten Klaten yang bisa tampil pada event tersebut.
Ketua TP PKK Kabupaten Klaten, Ny Fahrani Hamenang, menyampaikan sudah saatnya perempuan setara dengan laki-laki tetapi tidak untuk menyaingi laki-laki. Perlu diketahui bahwa di balik laki-laki sukses ada perempuan hebat di sampingnya. Maka dari itu, sebagai perempuan harus selalu meng-upgrade diri tidak lelah belajar. (*)
Masal Gurusinga
