Pemda Diminta Meningkatkan Penanganan untuk Menurunkan Kasus Aktif

Pemda Diminta Meningkatkan Penanganan untuk Menurunkan Kasus Aktif

KORANBERNAS.ID, JAKARTA -- Jumlah kasus aktif pada tingkat nasional mengalami peningkatan. Data per 6 Desember 2020, persentase kasus aktif nasional berada di angka 14,46% atau naik 1,05% dibandingkan minggu sebelumnya. Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito, hal itu bukanlah kabar yang baik.

"Peningkatan kasus aktif di tingkat nasional ini menunjukkan bahwa masih banyaknya pasien Covid-19 yang saat ini masih dirawat maupun yang menjalani isolasi mandiri belum sembuh dari penyakitnya," kata Wiku saat memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (10/12/2020).

Lonjakan kasus aktif ini diperkirakan karena upaya treatment (perawatan) pasien Covid-19 belum berjalan dengan maksimal, sehingga para penderita Covid-19 masih harus dirawat. Untuk itu, ia meminta pemerintah daerah bekerja keras dalam memberikan penanganan yang baik dan sesuai standar sehingga para pasien dapat segera sembuh.

Jika Pemda mengalami kendala dalam memberikan layanan kesehatan kepada pasien Covid-19, dapat segera menghubungi pemerintah pusat. Kendala tersebut dapat saja berupa ketersediaan sarana dan prasarana dalam penanganan Covid-19 di daerahnya.

Lalu, bagi pasien Covid-19 harus disiplin mematuhi anjuran tenaga kesehatan terkait pengobatan yang dilakukan. "Saya juga meminta, agar kita semuanya tidak lengah dalam menjalankan protokol kesehatan. Ingat, seluruh tahapan pengobatan yang diberikan oleh tenaga kesehatan merupakan upaya untuk memastikan kesembuhan pasien dari Covid-19," ujarnya.

Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada petugas kesehatan yang tak kenal lelah dalam menangani pasien Covid-19. Ia berharap semua pihak dapat bersama-sama menekan laju penularan dan semakin memaksimalkan upaya treatment, agar kasus aktif semakin menurun jumlahnya dan meringankan beban petugas kesehatan. (*)