Pasar Tumenggungan Kebumen Dilengkapi Studio Live e-Commerce
Studio itu lebih banyak diperuntukkan pedagang pakaian yang selama ini sepi pembeli.
KORANBERNAS.ID, KEBUMEN – Para pedagang Pasar Tumenggungan Kebumen akan difasilitasi penjualan dengan sistem e-commerce atau online. Dinas Perindustrian Perdagangan dan Usaha Kecil Menengah (Disperindag UKM) Kebumen telah menyiapkan ruangan untuk studio live penjualan produk mereka.
Studio yang disiapkan Pemkab Kebumen berada di lantai dua di tengah-tengah kios pakaian. Dapat dipastikan, studio itu lebih banyak diperuntukkan pedagang pakaian yang selama ini sepi pembeli.
Warhan (60), pedagang pakaian yang kiosnya berhadapan dengan studio mengaku belum memperoleh sosialisasi rencana promosi penjualan melalui sosial media yang difasilitasi Pemkab Kebumen.
Dia mengungkapkan, omzet penjualan pakaian di kiosnya tidak tentu. Sehari bisa terjual satu potong pakaian atau celana merupakan sesuatu yang tidak sering terjadi.
Berharap tertarik
"Sehari bayar retribusi pemanfaatan kios Rp 4.000," kata Warhan, yang mengaku masih berharap konsumen semakin tertarik membeli pakaian di lantai dua.
Seorang penjahit dengan jasa memperbaiki baju, permak celana atau pakaian, tidak tertarik untuk berdagang kain di lantai dua Pasar Tumenggungan. "Hasilnya lebih banyak penjahit pakaian bekas," ujar penjahit yang membuka usaha di depan kios pakaian itu.
Dia mengungkapkan keprihatinannya melihat pedagang pakaian jarang kedatangan pembeli. Pengamatan koranbernas.id, kios-kios pakaian di lantai dua hampir setiap hari sepi pembeli. Jumlah konsumen lebih sedikit dibandingkan jumlah pedagang pakaian.
Sistem jual beli pakaian di Pasar Tumenggungan melalui tawar menawar. Tidak seperti di pasar modern pembeli tidak perlu menawar karena setiap item pakaian sudah tercantum harganya. Jika barang dan harga sesuai, konsumen tinggal bayar di kasir. (*)
Nanang W Hartono
