Menjelang Arus Mudik, Menko Polkam Cek YIA

Bandara akan beroperasi 24 jam penuh agar mampu mengakomodasi kemungkinan tambahan penerbangan.

Menjelang Arus Mudik, Menko Polkam Cek YIA
Kunjungan Menko Polkam di YIA dalam rangka persiapan lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, Rabu (4/3/2026). (anung marganto/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, KULONPROGO -- Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) menyatakan kesiapan penuh menghadapi arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, pengelola bandara bersama Pemerintah Kabupaten Kulonprogo menyiapkan berbagai langkah operasional dan pelayanan untuk memastikan kelancaran perjalanan masyarakat.

Kesiapan tersebut disampaikan General Manager YIA, Ruly Artha saat menerima kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago di Lounge Concordia YIA, Rabu (4/3/2026). Kunjungan kali ini sekaligus dalam rangka cek persiapan bandara tersebut.

Ruly menjelaskan, seluruh lini operasional di bawah PT Angkasa Pura Indonesia akan diperkuat selama periode angkutan Lebaran yang berlangsung mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026.

“Sebanyak 669 personel gabungan kami siagakan untuk memastikan operasional berjalan lancar. Bandara juga akan beroperasi 24 jam penuh agar mampu mengakomodasi kemungkinan tambahan penerbangan (extra flight) selama periode mudik,” ujarnya.

Dirancang tangguh

Menurut Ruly, YIA memiliki keunggulan infrastruktur yang dirancang tangguh menghadapi berbagai kondisi darurat. Sistem mitigasi bencana seperti peringatan dini gempa dan tsunami, kesiapan Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF), hingga sistem drainase untuk menghadapi cuaca ekstrem telah dipastikan dalam kondisi optimal.

Selain itu, pengelola bandara juga menerapkan sistem Management Operation Based on Traffic (MOT) untuk memantau kepadatan penumpang secara real time selama masa angkutan Lebaran.

Dengan sistem tersebut, pengaturan alur penumpang dapat dilakukan secara lebih fleksibel dan responsif terhadap lonjakan trafik. YIA diproyeksikan akan melayani sekitar 259.491 penumpang selama periode mudik tahun ini.

Untuk meningkatkan kenyamanan, sejumlah fasilitas pendukung juga disiapkan, antara lain Buggy Car, layanan Virtual Customer Service serta tombol SOS bagi penumpang penyandang disabilitas.

Bandara terbersih

Nuansa Ramadan terasa di area terminal melalui dekorasi tematik dan hiburan musik ringan bagi penumpang. Kebersihan bandara juga tetap menjadi perhatian utama. Predikat YIA sebagai salah satu bandara terbersih di kawasan Asia Pasifik melalui penghargaan ACI ASQ Award 2025 dijaga dengan menempatkan petugas kebersihan khusus (dedicated cleaner) pada titik-titik strategis selama jam sibuk.

Aspek kesehatan diperkuat melalui pemasangan thermal scanner untuk memantau kondisi penumpang, terutama bagi pelaku perjalanan internasional, sebagai langkah antisipasi penyebaran Virus Nipah.

Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan, yang turut mendampingi kunjungan Menko Polkam menyampaikan apresiasinya terhadap kesiapan YIA menghadapi arus mudik. Dia menilai integrasi layanan transportasi dan kesiapan operasional bandara sudah dipersiapkan secara matang.

“Persiapan sarana transportasi dan pelayanan bagi pemudik di YIA sudah disampaikan dengan sangat rinci. Pemerintah daerah mendukung penuh agar masyarakat yang pulang kampung dapat menikmati perjalanan yang aman dan nyaman,” kata Agung.

Kunjungan kerja Menko Polkam Jenderal TNI (Purnawirawan) Djamari Chaniago di YIA diakhiri peninjauan langsung ke area terminal untuk menyapa para penumpang. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kota Yogyakarta menggunakan Kereta Bandara Express. (*)